nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Virus Korona, Bengkulu Siapkan Ruang dan Petugas Khusus di RSUD M Yunus

Demon Fajri, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 11:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 29 340 2159951 antisipasi-virus-korona-bengkulu-siapkan-ruang-dan-petugas-khusus-di-rsud-m-yunus-ZkqnGVRbJT.jpg Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan jajaran memberikan keterangan terkait antisipasi virus korona. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan wilayahnya aman dari penyebaran virus korona. Sebab pintu masuk menuju Provinsi Bengkulu, baik jalur udara maupun laut, telah dijaga petugas.

Di Bandara Fatmawati Soekarno, Kota Bengkulu, saat ini sudah dipasangi thermal scanner untuk memantau warga negara asing yang tiba, terutama dari daerah asal virus korona di China.

Baca juga: Wabah Virus Korona Diperkirakan Capai Puncaknya dalam 10 Hari Mendatang 

''Bengkulu bebas dari virus korona. Langkah antisipasi kemungkinan virus tersebut masuk telah dilakukan dengan men-screening setiap orang yang masuk melalui jalur darat, udara, maupun laut,'' kata Rohidin, Rabu (29/1/2020).

Jadi, lanjut dia, kemungkinan virus korona masuk Bengkulu sangat kecil. Di samping itu, jelas Rohidin, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menggandeng seluruh stakeholder untuk saling berperan dalam melakukan pencegahan.

Ia mengatakan, deteksi dini sebagai upaya pengawasan penyebaran virus korona telah dilakukan petugas dengan melibatkan pihak Imigrasi, KKP, dan petugas kesehatan. Selain itu, terang Rohidin, saat ini sudah disiapkan ruangan dan petugas khusus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus.

''Ruangan dan petugas khusus di rumah sakit itu itu salah satu upaya antisipasi ketika ada kasus dapat langsung dilakukan tindakan/penanganan,'' terangnya.

Baca juga: China Alokasi Rp588 Miliar untuk Pengendalian Virus Korona di Wuhan 

Rohidin mengimbau masyarakat Bengkulu tidak perlu panik dan galau. Sebab, pemerintah telah melakukan penanganan secara intensif dan sistematis untuk melindungi masyarakat.

''Langkah antisipasi telah dilakukan, begitupun fasilitas kesehatan sudah disiapkan. Selanjutnya kita akan buat edaran agar bupati/wali kota juga melakukan hal yang sama agar wilayah kabupaten/kota terjaga dari penyebaran virus ini,'' ujar Rohidin.

Sementara Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD M Yunus Bengkulu, Ismir Fahri, mengatakan pada umumnya gejala yang dirasakan pasien positif terinfeksi virus korona adalah demam, batuk, dan sesak napas.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Virus Korona di China Capai 132 Orang, 5.974 Kasus Terkonfirmasi 

''Untuk memastikan seseorang terjangkit virus korona perlu pemeriksaan lebih lanjut, sehingga ketika ditemukan pasien yang terduga terpapar virus tersebut, statusnya tidak langsung bahaya namun masih dalam tahap dengan kecurigaan,'' terangnya.

Ismi menjelaskan, dalam penelitian sebenarnya virus korona akan mati pada suhu ruangan yang cukup panas, dan virus tersebut juga dapat mati dengan alkohol kadar 70 persen.

''Bengkulu merupakan daerah tropis yang memiliki suhu cukup panas, sehingga virus korona sulit berkembang dan pasti akan cepat mati. Untuk itu, penyebaran virus korona di Bengkulu, insya Allah tidak ada,'' tegasnya.

Baca juga: Pemerintah Sudah Siapkan Anggaran Khusus untuk Atasi Virus Korona 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini