SEMARANG – Sebanyak empat mahasiswa asal Jawa Tengah (Jateng) di China telah pulang ke Indonesia. Sementara sisanya kurang lebih 11 mahasiswa lagi masih tertahan di China karena mengalami kendala biaya transportasi.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan, KBRI Beijing pada 29 Januari 2020 kemarin telah menerbitkan surat imbauan bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di China untuk pulang ke Tanah Air karena perkembangan virus korona yang makin menyebar.
Dia mengaku siap membantu kepulangan mahasiswa yang masih tertahan di China. "Yang sisanya akan kami bantu, karena beberapa yang lain sambat (mengeluh) tidak punya uang untuk pulang," kata Ganjar, melansir dari laman iNews.id, Minggu (2/2/2020).
Dirinya memastikan telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk memantau perkembangan mahasiswa asal Jateng tersebut.
"Kemarin PPI Dunia membantu saya sehingga sekarang saya punya nomor handphonenya satu-satu. 15 mahasiswa sudah terdata dan kami sudah komunikasi langsung," terangnya.
Sebelumnya, sebanyak empat mahasiswa asal Jateng yang kuliah di Henan dan Chongqing University Tiongkok telah tiba di Indonesia, Sabtu 1 Februari 2020 kemarin. Berdasarkan hasil pengecekan sementara saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, keempat mahasiswa itu dinyatakan sehat dalam artian terbebas dari virus korona.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.