nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis 5 Tahun Diperkosa di Kompleks Kedutaan AS di New Delhi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 12:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 07 18 2164809 gadis-5-tahun-diperkosa-di-kompleks-kedutaan-as-di-new-delhi-Iu4VzIvPGO.jpg Ilustrasi.

NEW DELHI - Seorang pria berusia 25 tahun telah ditangkap karena diduga memperkosa seorang gadis berusia lima tahun di kompleks kedutaan Amerika Serikat (AS) di Ibu Kota India, New Delhi.

Pria itu ditangkap pada Minggu, 2 Februari 2020, setelah orang tua anak tersebut melaporkan kejadian tersebut pada polisi.

Berdasarkan keterangan polisi, yang dilansir BBC, Jumat (7/2/2020), gadis yang diserang pada Sabtu pagi, 1 Februari 2020, itu dalam kondisi stabil. Dokter telah mengkonfirmasi dia diperkosa.

Keluarga gadis itu tinggal di lingkungan kedutaan, tempat ayahnya bekerja sebagai anggota staf rumah tangga.

Polisi mengatakan terdakwa, yang bekerja sebagai sopir, bukan merupakan pegawai di kedutaan. Namun, dia tinggal bersama orangtuanya di kediaman staf kedutaan karena ayahnya bekerja di sana.

Kedutaan AS berlokasi di Chanakyapuri, daerah kantong diplomatik di pusat New Delhi yang merupakan lokasi beberapa kedutaan besar dan komisi tinggi. Kompleks seluas 28 hektar itu dijaga ketat dan mempekerjakan staf lokal.

Menurut penyelidik, keluarga tersangka dan korban saling mengenal dengan baik. Hal itu dimanfaatkan tersangka untuk “memancing” gadis itu ke rumahnya dan memperkosanya di sana saat orangtuanya sedang tidak ada.

Ketika gadis itu kembali ke rumah, dia memberi tahu ibunya apa yang terjadi. Dia segera dibawa ke rumah sakit, di mana dokter mengonfirmasi bahwa dia telah diperkosa.

"Tersangka bahkan tidak menyangka gadis itu akan memberitahu orangtuanya atau akan ada melapor ke polisi," kata Wakil Komisaris Polisi Eish Singhal sebagaimana dikutip Hindustan Times. Polisi mengatakan pria itu sedang diselidiki di bawah undang-undang perlindungan anak India yang ketat.

Pejabat Kedutaan mengatakan para karyawannya "sangat terganggu oleh dugaan kejahatan tersebut."

“Kami segera mengambil tindakan ketika kami diberitahu tentang tuduhan itu, dan membawa masalah ini ke perhatian polisi. Tentu saja, kami bekerja sama sepenuhnya dengan mereka,” demikian isi pernyataan dari kedutaan.

Dua tahun lalu India telah memberlakukan hukuman yang lebih berat pada para pemerkosa anak, yang kini dapat diganjar hukuman mati. Meski begitu kekerasan seksual masih menjadi terus terjadi di negara itu.

Bahkan beberapa kasus pemerkosaan tingkat tinggi telah memicu protes massa di India selama beberapa tahun terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini