Share

Ditolak 4 Negara Dampak Virus Korona, 2 Ribu Penumpang Kapal Pesiar Terdampar

Rachmat Fahzry, Okezone · Sabtu 08 Februari 2020 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 18 2165159 ditolak-4-negara-dampak-virus-korona-2-ribu-penumpang-kapal-pesiar-terdampar-n0Gx8MRgVd.jpg Kapal pesia WS Westerdam. (Foto/Facebook/Daily Mail)

YOKOHAMA - Lebih dari 2.000 orang terdampar di laut setelah empat negara menolak masuk ke kapal pesiar MS Westerdam karena ketakutan akan virus korona.

Jepang, Taiwan, Filipina, dan wilayah Guam Amerika Serikat (AS) semuanya menolak izin kapal MS Westerdam untuk berlabuh.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan penumpang asing turun.

Namun, operator kapal, Holland Amerika mengatakan bahwa kapal tidak dalam masa karantina dan tidak ada kasus virus korona di dalam kapal.

Baca juga: Kematian Dokter Pertama yang Peringatkan Bahaya Virus Korona Picu Kemarahan di China

Baca juga: Begini Skenario Pemerintah Setelah WNI Selesai Jalani Observasi di Natuna

Kapal Westerdam meninggalkan Hong Kong pada 1 Februari, membawa 687 penumpang dari perjalanan sebelumnya. Kemudian membawa 1.455 penumpang dan 802 awak, total 2.257 orang.

Seorang penumpang, Bev Thurbin, mengatakan kapal itu ditolak masuk ke Filipina dan kemudian berlayar ke Taiwan karena kekhawatiran akan virus korona.

Kapal kemudian berlayar ke Jepang, dengan operator kapal pesiar mengatakan bahwa penumpang akan turun diturunkan di Yokohama daripada di Shanghai, sesuai awalnya.

Namun Jepang mengumumkan akan menggunakan hukum imigrasi untuk melarang masuknya penumpang asing dari kapal.

Masalah-masalah Westerdam meningkat lebih lanjut ketika Gubernur Guam, wilayah AS, menolak permintaan Departemen Luar Negeri untuk mengizinkan kapal berlabuh di sana.

"Kewajiban kami adalah melindungi rakyat Guam," kata Gubernur Guam Leon Guerrero, melansir Daily Mail, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Penumpang Australia David Holst mengatakan bahwa kapten kapal belum mengungkapkan ke mana tujuan Westerdam selanjutnya.

"Setelah sekitar 15 jam tidak bergerak," katanya. “Ya, itu sangat menegangkan dan menyusahkan,” lanjut dia.

Holland America menyatakan bahwa tidak ada penumpang yang terinfeksi virus korona.

"Kami dengan cepat bekerja untuk mengembangkan rencana alternatif dan membuat para tamu mendapat informasi terbaru," isi pernyataan Holland America.

"Kami sedang memantau situasi yang berkembang sehubungan dengan virus korona yang berasal dari China daratan," lanjut pernyataan tersebut.

Setiap tamu yang menderita masalah pernapasan akan diskrining, kata Holland America.

Terpisah, Jepang saat ini sedang mengkarantina kapal pesiar, Diamond Princness, dan menyatakan bahwa dari 3 ribu orang di kapal pesiar ada 61 penumpang yang terpapar virus korona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini