nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengkritik Presiden Putin Tewas dengan Luka di Bagian Leher

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 18:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 10 18 2166282 pengkritik-presiden-putin-tewas-dengan-luka-di-bagian-leher-gZZ0NMbqF9.jpg Ilustrasi Foto/Shutter Stock

PARIS - Seorang pengkritik Rusia Vladimir Putin tewas dengan luka di bagian leler dan dada di sebuah hotel di Prancis.

Melansir Fox News, Senin (10/2/2020) manajer hotel menemukan pisau berlumuran darah di sebelah jasad Imran Aliev (44).

Aliev kerap mengkritik Vladimir Putin dan pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov melalui blog dan youtube selama bertahun-tahun. Ia bekerja dengan nama samaran Mansur Stariy atau Old Mansur.

Sedangkan teman seperjalanan Aliev, yang berasal dari Chechnya menghilang setelah mayat Aliev ditemukan pada 30 Januari setelah tidak bisa check out.

Keduanya melakukan perjalanan dari rumah Aliev di Belgia, ke Lille, Prancis, menggunakan kereta api pada 29 Januari, kemudian menginap di Coq Hardi Hotel.

Baca juga: Swiss Tangkap Agen Rusia yang Menyamar Jadi Tukang Ledeng

Sehari sebelum kematiann Aliev, dia memberi tahu istri dan empat anaknya bahwa dia akan pergi selama satu hari ke Prancis untuk urusan bisnis, setelah seorang pria dari Chechnya tak dikenal muncul.

Petugas sekarang melacak rekan misterius Aliev yang masih hilang lebih dari seminggu setelah pembunuhan menurut, Business Insider.

"[Aliev] meninggalkan Belgia pada hari Rabu (29 Januari) di mana ia berada di bawah perlindungan polisi karena ancaman keluar dari Rusia dan Chechnya karena kritik blognya,” kata seorang pejabat senior kepolisian Prancis yang disebut namanya.

“Kami mengumpulkan dan menganalisis bukti dari pola perjalanan, penyadapan elektronik, dan alat investigasi lainnya yang kami miliki," lanjut sumber kepolisian tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini