nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penemuan Mayat Membusuk di Lereng Gunung Agung Gegerkan Warga

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 16:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 11 244 2166803 penemuan-mayat-membusuk-di-lereng-gunung-agung-gegerkan-warga-1JpSmV7Nk1.jpg Tim gabungan bersama masyarakat mengevakuasi mayat di lereng Gunung Agung (Foto: Baliposr.com)

AMLAPURA – Penemuan mayat tanpa identitas yang sudah membusuk di lereng Gunung Agung, Bali gegerkan warga Banjar Bhuana Kerta, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem. Jenazah tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem oleh petugas kepolisian.

Proses evakuasi memiliki kendala tersebut, mengingat lokasi penemuan jenazah cukup jauh dan berat dan medan yang dilalui terjal. Ditambah jarak jalan raya dengan lokasi penemuan mayat mencapai 7 kilometer.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Jombang, Diduga Korban Banjir 

Sepeda motor hanya bisa sampai sekitar 400 meter dari lokasi. Setelah itu harus jalan kaki. Evakuasi mayat sampai ke bawah dilakukan tim gabungan dari pihak kepolisian, TNI dan warga setempat.

 Ilustrasi

Perbekel Desa Bhuana Giri, I Nengah Diarsa, mengatakan, mayat pertama kali ditemukan I Ketut Putu sekitar pukul 07.00 Wita. Warga ini hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya. Setibanya di lokasi, yang bersangkutan mencium bau busuk.

Setelah dicek ternyata mayat yang sudah membusuk di bawah pohon pisang. Kejadian ini dilaporkan kepada Kadus Bhuana Kerta, I Wayan Tangkas, dan diteruskan ke petugas kepolisian.

Menurut Diarsa, mayat berjenis kelamin perempuan, dalam keadaan telanjang bulat dan tanpa identitas. Bagian lengan dan kakinya terlepas dari tubuh. “Saya sudah cek warga di Nangka Bhuana Giri dan Kemuning. Tidak ada yang kehilangan anggota keluarga,” ujarnya seperti dikutip dari Balipost.com, Selasa (11/2/2020).

Baca Juga: Sopir Truk asal Lombok Ditemukan Tewas di Bali 

Di bagian lain, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiono Araujo mengaku belum bisa memastikan jenis kelamin mayat tersebut karena kondisinya tidak utuh lagi. ”Kami harus menunggu hasil autopsi,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini