nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Kalah Judi Online, Karyawan Swasta Bunuh Diri

iNews TV, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 15:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 340 2166739 diduga-kalah-judi-online-karyawan-swasta-bunuh-diri-1FD9GS1x6C.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BUKITTINGGI – Danil Saputra (26) ditemukan tewas di dalam kamarnya, dengan kondisi tangan memegang sendok yang terlilit kabel listrik, di kosannya Gang Tandikek, Jalan Kesehatan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin 10 Februari 2020.

Jasad karyawan swasta itu ditemukan pertama kali oleh pemilik kos, Safiullah, sekira pukul 20.00 WIB. Menurutnya, sebelum korban ditemukan tewas, siang harinya korban menunjukkan gelagat yang tidak biasa, seperti sering pulang ke kos dalam jam kerja.

Lalu ia mulai curiga, ketika korban tak kunjung ke luar kamar usai maghrib yang biasanya merupakan jam makan malam.

“Saya gedor pintu kamarnya dia tidak bangun, mungkin dia sakit maka kami dobrak saja pintunya, dan ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Safiullah. Ia pun bersama-sama warga melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

 Mayat

Mendapat laporan tersebut, petugas olah tempat kejadian perkara, dan tak jauh dari tubuh korban, polisi menemukan ponsel korban sedang mengakses aplikasi judi poker online dengan taruhan jutaan rupiah.

Sementara itu, Kapolsek Kota Bukittinggi, AKP Dedy Adriansyah menyebutkan, korban diduga tewas karena aliran listrik, karena saat ditemukan korban sedang memegang sendok yang dililit kabel dan tersambung ke listrik di dalam kamar.

“Ada dugaan bunuh diri, waktu di cek di lokasi korban sudah meninggal dengan tangan memegang listrik. dugaan awal korban meninggal karena aliran listrik, sedangkan untuk motifnya sedang kita dalami,” kata Dedy.

Dalam ponsel korban ditemukan juga percakapan whatsapp dengan temannya pada 29 Januari 2020, dengan keterangan foto 'sibu-sibu' dengan maksud 'satu juta - satu juta'. Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif korban yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri ini.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Dokter Achmad Mochtar Bukittinggi untuk dilakukan visum.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini