nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Mahasiswa Ditemukan Tewas Terseret Ombak Pantai Parangtritis

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 11:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 510 2166602 dua-mahasiswa-ditemukan-tewas-terseret-ombak-pantai-parangtritis-f6vb3zVlS7.jpg Ilustrasi tewas tenggelam terseret ombak pantai. (Foto: Shutterstock)

BANTUL – Seorang pemuda bernama Jeven Samuel Rendawa (20) ditemukan meninggal setelah terseret ombak Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia ditemukan mengapung sejauh 1 kilometer dari tepi pantai pada Senin 10 Februari 2020.

Mahasiswa semester II Fisip Universitas Atmajaya Yogyakarta ini dilaporkan terseret ombak Pantai Parangtritis pada Sabtu 8 Februari malam. Jeven merupakan warga Jalan Kuantan Raya, Sekip Lima Puluh, Pekanbaru, Riau.

Baca juga: Diduga Tak Bisa Berenang, Dua Warga Tewas Tenggelam di Sungai 

Dengan ditemukannya jasad Jeven, total ada dua mahasiswa yang tewas terseret ombak Pantai Parangtritis.

Sebelumnya pada Minggu 9 Februari dini hari juga ditemukan jenazah mahasiswa bernama Eagan Chang Wen Tan (19) asal Green Land, Barelang, Batam.

Dalam kejadian itu anggota SAR, Polair Polda DIY, dan Basarnas melakukan penyisiran di sepanjang Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul. Lalu pada Senin pagi, tim melakukan pencarian menggunakan perahu.

"Ketika personel sudah siap-siap masuk ke laut, ada informasi dari nelayan Depok dan Gesing jika korban mengapung ditengah laut," ujar Komandan SAR Bantul Arif Nugroho, seperti dikutip dari KRJogja, Selasa (11/2/2020).

Usai berlayar sekira 1 km dari tepi pantai, tim pencari menemukan jasad korban sesuai informasi dari nelayan. Setelah itu tubuh korban dimasukkan ke kantong untuk dibawa ke Pos SAR Parangtritis.

"Korban ditemukan dalam kondisi utuh, keluarga langsung bisa mengenali. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.

Baca juga: Babinsa Hanyut Diduga Terpeleset saat Seberangi Sungai 

Arif mengatakan, Pantai Parangtritis dikenal sangat rawan kecelakaan, khususnya di sekitar palung. Cirinya palung air tenang, tetapi terdapat arus sangat kuat di bawah permukaan.

Lokasi palung itu kerap memicu kecelakaan laut di Pantai Selatan Bantul. Merujuk data Pos SAR Parangtritis, pada 2019 terdapat 23 kasus insiden. Sebanyak 19 korban di antaranya berhasil diselamatkan dan satu orang ditemukan meninggal.

Sementara kakak kelasnya Angelina mengungkapkan di kampus korban Jeven cukup aktif mengikuti kegiatan yang diprogramkan. Selain itu korban terkenal sangat bersahabat dengan teman-temannya.

"Saya secara pribadi dengan korban tidak kenal dekat, tetapi menurut informasi dari kawan-kawannya, (korban) sangat sopan juga ramah dan rendah hati," ungkapnya.

Baca juga: 7 Mahasiswa Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, 1 Tewas dan 1 Hilang 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini