nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria China Dituntut Setelah Ngotot Gelar Pesta Ultah di Tengah Wabah Covid-19

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 19:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 12 18 2167490 pria-china-dituntut-setelah-ngotot-gelar-pesta-ultah-di-tengah-wabah-covid-19-efabB7g5lP.jpg Foto: Okezone.

BEIJING - Jaksa penuntut di China mengajukan tuntutan pidana terhadap seorang pria berusia 59 tahun yang menggunakan petasan dan menyiram dirinya sendiri dengan bensin untuk menentang larangan pertemuan publik selama epidemi virus korona. Demikian diwartakan kantor berita Xinhua.

Pria warga Kota Chongqing, di barat daya China itu merencanakan jamuan ulang tahun untuk lebih dari sepuluh meja tamu pada 28 Januari 2020. Namun, pejabat setempat yang berusaha menghentikan wabah memintanya membatalkan rencana tersebut.

BACA JUGA: Epidemi Virus Korona: Korban Tewas 1.112, Terinfeksi 43.103, Sembuh 3.996

Pada 26 Januari, setelah gagal meyakinkan pejabat agar membiarkannya menggelar pesta ulang tahun, pria itu membungkus petasan di pinggangnya, menuangkan bensin ke dadanya dan menyalakan korek api, mencoba mengancam agar mereka setuju.

"Tindakan tersebut mencegah kader kota dan desa melakukan pekerjaan pencegahan dan pengendalian epidemi," kata Xinhua sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (12/2/2020). Kantor berita itu menambahkan bahwa 10 pasien yang mengunjungi klinik di lantai bawah gedung yang sama telah terinfeksi virus yang kini memiliki nama Covid-19.

BACA JUGA: Perawat di China Cukur Habis Rambut Mereka demi Rawat Pasien Virus Korona

Tidak segera jelas jenis hukuman apa yang akan dihadapi pria itu jika terbukti bersalah.

Pihak berwenang telah melarang pertemuan besar, seperti perjamuan dan pesta, ketika mereka mencoba mengendalikan epidemi virus, yang telah menewaskan lebih dari 1.100 orang dan menginfeksi lebih dari 43.000 di China.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini