nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Orang di Jambi Terjangkit DBD, 2 Meninggal

Azhari Sultan, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 09:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 12 340 2167130 ratusan-orang-di-jambi-terjangkit-dbd-2-meninggal-UIuM7nMmMp.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAMBI - Data Dinas Kesehatan Kota Jambi menyebutkan, sejak Januari hingga awal Februari 2020, jumlah kasus warga Kota Jambi yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) mencapai 237 kasus. Bahkan, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat DBD. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Jambi, Ida Yulianti, jumlah masyarakat terjangkit DBD di Kota Jambi saat ini masih tergolong tinggi.

"Kita mencatat, dari 1 Januari sampai 10 Februari tahun ini, sudah terdapat 237 kasus. Kemudian, yang meninggal dunia itu ada 2 orang," ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Dia menambahkan, jumlah penderita DBD yang terjangkit di Kota Jambi paling banyak diidap anak-anak di bawah usia 15 tahun.

"Paling banyak anak-anak di bawah 15 tahun. Paling banyak didominasi warga di Kecamatan Alam Barajo," ungkap Ida.

Baca Juga: Puluhan Orang di Badung Bali Terjangkit Demam Berdarah

Ilustrasi Foto: Ist

Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan. Diakuinya, saat ini pihaknya sudah menjalankan upaya 3 M, yaitu, menguras, menutup dan juga memanfaatkan kembali (mendaur ulang barang-barang bekas).

"Kita sudah melakukan upaya 3 M, kita kordinasi dengan kamat, lurah untuk membersihkan lingkungan sekitar. Kemudian, puskesmas membagi Abate dan fogging apabila ada kasus,'' tuturnya.

Untuk upaya seperti fogging, sambungnya, sudah diperagakan oleh Dinkes Kota Jambi dengan menyasar titik-titik rawan di setiap kecamatan.

"Jadi, fogging ini kalau dari dinas kesehatan itu apabila ada kasus, kemudian daerah titik-titik fokus yang rawan di kecamatan, kelurahan itu sesuai dengan arahan. Tapi saya lupa berapa kali itu, yang jelas semuanya sudah dikerjakan sesuai dengan yang sudah direncanakan," ujar Ida.

Baca Juga: Penderita DBD di Sikka Meningkat, 2 Balita Meninggal dan 184 Orang Dirawat

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini