nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Terjunkan 2.600 Tenaga Medis Militer Tambahan ke Wuhan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 16:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 18 2167978 china-terjunkan-2-600-tenaga-medis-militer-tambahan-ke-wuhan-bZ3K7zf19h.jpg Foto: Okezone.

WUHAN – China menurunkan ratusan petugas medis militer ke Wuhan, pusat penyebaran virus korona Covid-19, untuk membantu mengatasi wabah tersebut. Langkah itu diambil di saat jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia melampaui 60.000, dengan lebih dari 1.300 korban meninggal dunia.

Kementerian Pertahanan China melaporkan, gelombang pertama sebesar 1.400 personel medis militer mendarat di Wuhan pada Kamis, 13 Februari 2020. Para petugas medis itu mewakili beberapa cabang angkatan bersenjata Tiongkok, termasuk Angkatan Laut, Angkatan Udara, polisi bersenjata, pasukan pendukung logistik dan strategis, dan bahkan Pasukan Roket.

BACA JUGA: Perangi Wabah Virus Korona, China Kerahkan 1.400 Tenaga Medis ke Wuhan

Russia Today, Kamis (13/2/2020), ini bukan pertama kalinya China mengirim bala bantuan petugas medis ke wilayah pusat wabah tersebut. Staf medis tambahan sebelumnya telah dikirimkan ke Wuhan untuk mengelola dua rumah sakit darurat yang dibangun hanya dalam beberapa hari pada awal bulan ini.

Sementara itu, media pemerintah China melaporkan bahwa Jiang Chaoliang, kepala Partai Komunis di Provinsi Hubei, dan Ma Guoqiang, ketua partai di Kota Wuhan, keduanya telah dipecat dari jabatannya. Wali Kota Shanghai Ying Yong akan menggantikan Jiang, sementara Wang Zhonglin, ketua partai di Jinan, akan mengambil jabatan Ma.

BACA JUGA: Perdana Menteri China Kunjungi Kota Pusat Wabah Virus Korona

Belum jelas apa yang menyebabkan kedua pejabat tinggi itu dipecat. Media pemerintah China Global Times melaporkan bahwa "inspeksi" dilakukan oleh pemerintah pusat di Hubei dan "sejumlah pejabat setempat telah diinterogasi dan dihukum karena gagal memenuhi tugas mereka dalam pekerjaan pencegahan dan pengendalian wabah."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini