nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditabrak Kereta Api, Pemulung Berseragam Hansip Tewas Mengenaskan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 00:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 14 608 2168760 ditabrak-kereta-api-pemulung-berseragam-hansip-tewas-mengenaskan-KYCYPOg6TH.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

TEBINGTINGGI - Seorang pemulung bernama Ahmad Yunadi Muslim (55), ditemukan tewas di pinggir perlintasan kereta api di Jalan Lintas Gang Amal, Kelurahan Deblot Sundoro, Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Jumat (14/2/2020).

Warga Jalan Ketumbar, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi itu tewas dengan kondisi sangat mengenaskan. Tubuhnya yang masih dibalut pakaian seragam Hansip (Pertahanan Sipil) terpotong-potong menjadi beberapa bagian.

Itu terjadi setelah tubuh Ahmad digilas kereta api jurusan Tanjungbalai-Medan yang lewat di perlintasan tersebut

"Satu orang tewas dalam insiden itu," sebut Kapolsek Padang Hilir, AKP Hilton Marpaung.

 Mayat

Hilton mengaku, pihaknya sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi insiden tersebut. Mereka juga sudah mengevakuasi jasad korban untuk kepentingan penyelidikan.

"Jasad korban sudah dievakuasi ke RSU Kumpulan Pane, Kota Tebingtinggi," tambahnya.

Insiden itu sempat disaksikans seorang petugas Kepolisian Khusus Kereta Api (Polsuska) bernama Gopan Pinem (26). Menurut Gopan, sebelum insiden itu terjadi, korban terlihat tengah memulung barang bekas yang terdapat di sekitar perlintasan kereta. Korban diduga tidak memperhatikan datangnya kereta, sehingga begitu kereta mendekat, korban langsung tersambar dan tergilas.

"Korban meninggal di tempat. Dia tewas dengan badan terbagi menjadi dua. Bagian bawah tubuhnya tertinggal di tengah rel, sementara bagian atasnya tersepental sejauh 10 meter di pinggir rel," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini