nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korea Utara Eksekusi Mati Agen Intelijen Wanita

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 12:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 17 18 2169629 korea-utara-eksekusi-mati-agen-intelijen-wanita-bv2AUW3AdW.jpg Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Foto/KCNA/Daily NK)

SEOUL - Seorang inteljen Korea Utara yang bertugas di China diminta pulang oleh Kementerian Keamanan Negara Korut (MSS) kemudian dieksekusi mati pada awal Februari karena diduga menjual rahasia negara.

"Seorang wanita berusia 40-an dijatuhi hukuman mati karena diduga menjual rahasia negara," kata sumber yang berbasis di Provinsi Hamgyong Utara mengutip Daily NK, Senin (17/2020). "Dia dieksekusi keesokan harinya," lanjut laporan itu.

Sumber yang tak disebutkan namanya tersebut, melaporkan bahwa berita tentang eksekusi informan disebarkan oleh penyelundup yang mengetahui kegiatan MMS.

"Berita secara bertahap menyebar bahwa pihak berwenang memanggilnya kembali ke negara itu meskipun ada penutupan perbatasan China-Korea Utara," tambahnya.

Wanita itu berasal dari Hoeryong dan dilaporkan mendapat perhatian dari MSS pada awal 2000-an setelah dia dua kali gagal saat membelot ke China.

Dia menjadi informan MMS pada 2015 dan dikirim ke daerah Shanhe di Provinsi Heilongjiang, China dan bersedia membantu badan intel Korut untuk menangkap para pembelot di China.

Tidak jelas mengapa wanita itu tiba-tiba ditarik kembali dan dieksekusi oleh MSS. Sumber-sumber Daily NK menilai ia mungkin dicurigai menjadi agen ganda.

"Ada rumor berpikir bahwa penutupan perbatasan akan menjadi kesempatan sempurna baginya untuk melarikan diri ke Korea Selatan," kata seorang sumber kepada Daily NK.

"Rumor lain mengatakan bahwa dia didekati oleh agen-agen China dan menerima uang dari mereka dengan imbalan informasi tentang Korea Utara," kata sumber tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini