nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mabuk, Ayah Tikam Anak Kandung hingga Tewas

INews.id, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 16:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 17 608 2169795 mabuk-ayah-tikam-anak-kandung-hingga-tewas-eywoxmviO3.jpg Ilustrasi penusukan (Foto: Okezone)

MINUT - Seorang anak bernama Gil Craystil Maanah (16) tewas ditusuk ayah kandungnya, MM (44). Peristiwa itu terjadi saat pelaku mabuk dan berbuat onar di tempat biliar di Desa Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 16 Februari 2020.

Seperti diberitakan iNews, peristiwa itu bermula saat pelaku dengan kondisi mabuk datang ke lokasi biliar. Pelaku yang berbuat onar langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menancapkannya ke atas meja biliar.

Warga di sekitar arena biliar langsung menegur pelaku agar tidak membuat keonaran. Namun, pelaku justru tak terima, pelaku malah coba menyerang warga tersebut hingga akhirnya melarikan diri.

Aksi pelaku ini kembali mendapat teguran dari warga lain sekaligus saksi yakni Novri. Keduanya bahkan sempat adu mulut hingga muncul korban Gil di TKP.

Korban yang melihat ayahnya adu mulut langsung mendekat dan menendang saksi Novri di bagian dada sebanyak satu kali. Saat bersamaan, pelaku langsung melancarkan tikaman membabi buta ke arah Novri.

Penusukan

Baca Juga: Pembunuh Noven Masih Berkeliaran, Polisi Mulai Temukan Titik Terang

Namun tanpa disadari serangan pisau itu mengenai anaknya yang berada di lokasi. Korban Gil terkena satu tikaman di dada kiri hingga bersimbah darah.

Saat terkena tikaman dalam serangan brutal tersebut, korban sempat berteriak. "Adoh Papa, kita Ini (Aduh papa, saya ini)," ucap korban.

Mendengar suara anaknya, pelaku langsung terduduk di tanah seolah tak percaya. Dia kemudian coba menyelamatkannya namun korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kapolsek Wori Ipda Nolly Kinda membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pelaku pembunuhan sudah diamankan. "Jadi korban ini anak dari pelaku. Meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit. Untuk pelaku sudah kami amankan dan bawa ke Polresta Manado untuk proses penyelidikan," katanya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini