Dianggap Bawa Sial, "Janda Harimau" di Bangladesh Dikucilkan di Desanya

Agregasi VOA, · Selasa 18 Februari 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 18 18 2170283 dianggap-bawa-sial-janda-harimau-di-bangladesh-dikucilkan-di-desanya-ChZB9AoDuP.jpg Mosammat Rashida memegang foto suaminya yang meninggal akibat serangan harimau, 11 November 2019. (Foto: AFP)

BANGLADESH — Mosammat Rashida kehilangan suaminya yang tewas diterkam harimau saat mencari madu di hutan dekat desa Gabura, di kawasan Sundarban, daerah hutan bakau seluas 10,000 km persegi di perbatasan Bangladesh dan India.

Kini, Rashida dan banyak perempuan seperti dia dikucilkan di desa mereka sendiri karena dianggap membawa sial bagi suami mereka.

Kawasan Sundarband bagian barat daya diketahui memiliki banyak populasi harimau yang telah dinyatakan sebagai satwa yang terancam punah. Namun pemanasan global dan perluasan kawasan hunian penduduk, serta pembukaan hutan telah mengurangi habitat harimau, memaksa satwa itu pergi ke desa-desa untuk mencari makan.

Menurut keterangan para pakar satwa liar yang dilansir VOA, Selasa (18/2/2020), diperkirakan ada sekira 100 ekor harimau di Sundarband bagian Bangladesh. Menurut Ledars Bangladesh, sebuah yayasan amal yang membantu para perempuan yang suaminya dibunuh harimau, antara 2001 dan 2011, sedikitnya 519 orang laki-laki meninggal karena serangan harimau di sebuah distrik saja.

Kematian suami mereka merupakan pukulan ganda bagi perempuan-perempuan itu, karena selain kehilangan suami, mereka langsung dianggap sebagai “janda harimau” oleh orang kampung dan dikucilkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini