nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Lebat Berpotensi Turun, Warga Cirebon Diimbau Waspada Banjir Susulan

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 18 Februari 2020 19:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 18 525 2170486 hujan-lebat-berpotensi-turun-warga-cirebon-diimbau-waspada-banjir-susulan-16OWtbs1eo.JPG Banjir di Cirebon. (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

CIREBON - Masyarakat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diimbau agar tetap waspada potensi banjir kembali terjadi. Pasalnya, hujan lebat diprediksi masih akan turun di wilayah Cirebon dan sekitarnya hingga sepekan ke depan.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn mengatakan, cuaca ekstrem seperti hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi masih akan melanda Cirebon. Terutama menjelang waktu sore dan malam hari.

"Diprakirakan masih ada potensi cuaca ekstrem seperti hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang terutama pada sore-malam hari," ujarnya saat dihubungi Okezone, lewat pesan singkat, Selasa (18/2/2020).

Selain waspada akan terjadinya banjir, dirinya juga meminta masyarakat selalu berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti tanah longsor, pohon tumbang, dan lainnya.

"Diimbau waspada terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti genangan, banjir , tanah longsor, pohon tumbang, dan lain-lain. Serta ikutin terus perkembangan informasi cuaca dari BMKG," imbaunya.

(Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra. Ia berharap masyarakat yang terdampak banjir pada Senin 17 Februari 2020, tetap bersiaga seumpama banjir susulan kembali terjadi.

"Agar masyarakat tetap waspada karena musim penghujan masih berlangsung selama bulan ini," ucapnya.

Dadang memastikan, enam klep atau katup pintu air di Sungai Cisanggarung akan segera diperbaiki. Rusaknya enam klep tersebut mengakibatkan aliran Sungai Cisanggarung meluap dan merendam pemukiman warga di Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pabedilan, Kecamatan Pasaleman, dan Kecamatan Losari.

Debit air di Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok mengalami peningkatan, karena curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu 16 Februari 2020. Akibatnya, sekitar tiga ribu rumah warga terdampak banjir.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini