nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami Bacok Buruh Gegara Cemburu Tangan Istrinya Dipegang

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 23:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 19 519 2171166 suami-bacok-buruh-gegara-cemburu-tangan-istrinya-dipegang-MhgvtUmynB.jpg Ilustrasi penusukan (Foto: Okezone)

PROBOLINGGO - Seorang pria berinisial S (29) nekat membacok A, seorang buruh pabrik garmen di kawasan Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (19/2/2020) sore. Peristiwa itu dipicu rasa cemburu karena tangan istri dari pelaku dipegang korban.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambariyadi menjelaskan, peristiwa itu dipucu rasa cemburu karena tangan istri pelaku dipegang oleh korban saat pulang kerja. Bahkan, aksi tersebut dilihat oleh banyak orang.

"Tersangka sempat menanyakan hal tersebut kepada istrinya. Ternyata istrinya tidak mengakui hal tersebut. Tersangka mengaku, istrinya juga sudah sering berbohong dan berubah sifatnya selama satu tahun belakangan ini," terang Ambariyadi.

bacok

Baca Juga: Bacok Mahasiswa, 11 Anggota Geng Maarif Garis Keras Ditangkap

Ambariyadi menjelaskan, kejadian pembacokan tersebut terjadi tepat di depan pabrik garmen di Kecamatan Pilang, Kota Probolinggo, saat korban keluar dari pabrik dan hendak pulang ke rumahnya usai bekerja.

"Tersangka ternyata sudah menunggu korban di depan pabrik, dan langsung membacokkan celurit sebanyak dua kali ke bagian perut dan punggung korban. Melihat banyak warga yang berteriak, tersangka melarikan diri ke arah utara, serta melempar clurit yang digunakan untuk membacok korban ke bawah truk yang sedang parkir," tuturnya.

Polisi yang mendapatkan laporan mashyarakat, langsung melakukan pengejaran. tersangka akhirnya berhasil ditangkap di Taman Maramis, tidak lama setelah kejadian tersebut.

"Kami menyita barang bukti berupa sebuah karung yang digunakan oleh tersangka untuk membungkus celurit sebelum digunakan, satu buah kaos serta satu buah celana jeans milik korban," terangnya.

Ambariyadi menyebutkan, tersangka dijerat dengan pasal 355 ayat 1 subsider pasal 354 ayat 1 subsider pasal 351 ayat 2 KUHP, yaitu melakukan tindak penganiayaan sehingga mengakibatkan korban menderita luka berat, dengan ancaman hukum maksimal 12 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini