nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awal 2020, Kecelakaan Lalu Lintas di Klaten Didominasi Remaja

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 13:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 20 512 2171440 awal-2020-kecelakaan-lalu-lintas-di-klaten-didominasi-remaja-Uun8JYC9jS.jpg Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Foto: Shutterstock)

KLATEN – Sepanjang tahun 2019 jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, didominasi kalangan remaja. Ternyata hal ini masih berlanjut di awal 2020, tepatnya sejak Januari hingga 13 Februari.

Jumlah kecelakaan lalin di Klaten pada awal tahun ini terhitung relative tinggi. Kecelakaan tersebut lebih banyak terjadi di jalanan Kabupaten Klaten dibanding jalur Provinsi Jawa Tengah atau nasional. Bahkan lebih spesifik lagi di lokasi kecelakaan paling sering di jalanan antarkecamatan.

Baca juga: Truk Tangki Kecelakaan di Tol Jakarta-Tangerang, Arus Lalin Padat 

Penyebab kecelakaan lalu lintas mayoritas akibat kesalahan manusia, seperti perilaku berkendara, tidak tertib aturan lalu lintas, kondisi fisik pengendara, dan kurang konsentrasi.

Pada 2019, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 1.408 dengan korban meninggal sebanyak 166 orang. Angka itu mencakup kendaraan roda dua dan empat atau lebih. Kecelakaan tersebut melibatkan 1.880 orang, baik korban maupun pelaku kecelakaan.

Pelaku merupakan pengendara yang dinilai lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan. Sedangkan korban adalah orang yang terlibat kecelakaan karena bermula dari kelalaian pelaku. Dilihat dari segi usia, jumlah korban usia remaja mencapai 700-an orang.

Baca juga: Truk Batu Bara Berbobot 25 Ton Terbalik di Jalan Poros Trans-Sulawesi 

"Angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di tahun 2019 berlangsung bulan Januari (172 kejadian)," kata Kanitlaka Polres Klaten Ipu Panut Haryono di kantornya, Selasa 18 Februari 2020, dikutip dari Solopos.

"Pada kenyataannya, usia remaja, yakni 16 sampai 25 tahun sangat mendominasi. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama. Seluruh elemen masyarakat harus proaktif, terutama peran keluarga. Yang terlibat kecelakaan ini kebanyakan generasi penerus bangsa," imbuhnya.

Pada awal 2020, angka kecelakaan lalu lintas dinilai masih tinggi. Bulan lalu, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 94 dengan 13 orang meninggal. Jumlah itu mengalami kenaikan drastis pada bulan berikutnya.

Baca juga: Jeep Alami Kecelakaan Tunggal, 6 Penumpang Luka-Luka 

Awal Februari sampai 13 Februari 2020, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 141 dengan 21 korban meninggal. Jumlah itu masih berpotensi bertambah mengingat saat ini masih pertengahan bulan.

"Di tahun 2020 ini lagi-lagi penyebab kecelakaan lalu lintas itu disebabkan human error (di atas 90 persen). Usia remaja masih mendominasi. Januari ada 48 korban dan 58 pelaku. Di Februari juga didominasi usia remaja," paparnya.

Baca juga: Minibus Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil di Sulsel, Diduga karena Sopir Mengantuk 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini