nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muazin Masjid Inggris Ditusuk Saat Salat, Polisi Anggap Tak Berkaitan dengan Teror

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 09:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 18 2171908 muazin-masjid-inggris-ditusuk-saat-salat-polisi-anggap-tak-berkaitan-dengan-teror-dLNp1wpH1l.jpg Ilustrasi.

LONDON – Polisi Inggris mengatakan bahwa serangan penusukan yang terjadi di sebuah masjid di London pada Kamis, 20 Februari 2020, bukanlah sebuah aksi terorisme. Insiden itu menyebabkan seorang jemaah masjid mengalami luka-luka yang tidak mengancam jiwa.

Layanan ambulans London mengatakan korban telah dibawa "ke pusat trauma utama" setelah serangan tersebut.

"Seorang pria berusia 29 tahun, yang diyakini telah menghadiri salat, ditangkap di dalam masjid karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan," kata polisi London dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP, Jumat (21/2/2020).

"Insiden itu tidak diperlakukan sebagai kejadian terkait teror saat ini."

Polisi mengatakan korban adalah seorang pria berusia 70-an dan kondisinya "dinilai tidak mengancam jiwa."

Masjid Pusat London mengatakan pelaku penyerangan menusuk seorang muazin, atau pengumandang azannya, saat ibadah salat. Pihak masjid menambahkan bahwa pelaku ditangkap oleh para jamaah sampai polisi tiba di tempat kejadian.

Korban "tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa tetapi cedera serius dan sedang dirawat di rumah sakit," demikian disampaikan pihak masjid itu di situsnya.

Seorang saksi mengatakan pria itu tampaknya telah ditikam di lehernya, sementara saksi lain mengatakan serangan itu melukai bahu kanan korban.

Perdana Menteri Boris Johnson tweeted bahwa ia "sangat sedih" mengetahui serangan itu.

"Sangat mengerikan bahwa ini harus terjadi, terutama di tempat ibadah. Belasungkawa saya bagi korban dan semua yang terpengaruh," kata Johnson.

Foto-foto yang dibagikan di media sosial dari dalam masjid di Regent's Park menunjukkan seorang pria kulit putih dengan atasan berkerudung merah dijepit ke tanah dan diborgol oleh dua petugas polisi.

Foto itu memperlihatkan sekelompok jamaah laki-laki mengenakan mantel musim dingin, mereka berdiri di dekatnya dan menyaksikan adegan itu.

Salah satu video menunjukkan pisau kecil tergeletak di bawah kursi putih plastik di sebelah tersangka. Sedangkan video lain menunjukkan bahwa tersangka dibawa secara diam-diam dikawal keluar dari masjid oleh polisi.

Dewan Muslim Inggris mengatakan bahwa "terlepas dari motif penyerang, kita harus tetap tenang tetapi waspada".

"Kami akan menilai kembali saran keselamatan ke masjid-masjid di seluruh negeri," demikian isi pernyataan yang disampaikan dewan itu.

"Meski banyak Muslim mungkin takut, sungguh menggembirakan melihat iman dan para pemimpin komunitas mengekspresikan solidaritas dan dukungan mereka."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini