nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Jalan Protokol dan Rumah Warga di Bojonegoro Kebanjiran

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 22:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 22 519 2172692 sejumlah-jalan-protokol-dan-rumah-warga-di-bojonegoro-kebanjiran-zhecovCL7j.jpg Banjir yang Menggenangi Rumah Warga di Sejumlah Lokasi di Bojonegoro, Jawa Timur (foto: BPBD Kabupaten Bojonegoro)

BOJONEGORO - Hujan deras yang mengguyur Bojonegoro membuat sejumlah jalan protokol tergenang setinggi 20 - 60 sentimeter pada Sabtu (22/2/2020) petang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro Umar Ghoni mengatakan dari data yang dihimpun BPBD setidaknya ada 15 ruas jalan protokol terdampak banjir.

Baca Juga: Banjir di Ruas Tol Pandaan-Malang, Begini Penjelasan Jasamarga 

"Banjir tadi diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah Bojonegoro. Ada 15 titik banjir menggenangi jalan dengan ketinggian 20 - 60 sentimeter," tutur Umar saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (22/2/2020).

Banjir yang Menggenangi Rumah Warga di Sejumlah Lokasi di Bojonegoro (foto: BPBD Kabupaten Bojonegoro/istimewa)	 

Banjir yang Menggenangi Rumah Warga di Sejumlah Lokasi di Bojonegoro (foto: BPBD Kabupaten Bojonegoro/istimewa)

Umar menambahkan air muncul dari saluran gorong - gorong yang tak mampu menampung lagi air hujan yang turun sejak Sabtu siang hingga sore hari sekitar pukul 16.30 WIB.

Akibat kejadian banjir sejumlah rumah warga, tempat usaha, perkantoran yang berada di Jalan Panglima Sudirman tergenang air. Tampak sejumlah rumah di antaranya di Desa Kauman, Kelurahan Ledok Wetan, Kelurahan Klangon, dan Kelurahan Campurejo tergenang air setinggi 20 - 60 sentimeter.

"Satu rumah makan di Pujasera atapnya ambruk karena pondasi terkikis air. Sejumlah motor tadi juga mogok saat melintasi jalan. Kalau untuk korban luka atau jiwa nihil," imbuhnya.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, 2 Desa di Probolinggo Terendam Banjir 

Hingga Sabtu malam sejumlah petugas BPBD dan instansi terkait masih berusaha membersihkan sisa - sisa material banjir yang menggenangi jalan dan menyumbat saluran air.

"Saat ini genangan air sudah surut. Tinggal proses pembersihan sisa - sisa genangan air," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini