nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Suspect Virus Korona di RSHS Baru Pulang dari Luar Negeri

CDB Yudistira, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 16:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 23 525 2172903 pasien-suspect-virus-korona-di-rshs-baru-pulang-dari-luar-negeri-oLJwBdbAAv.jpg RS Hasan Sadikin. (Ist)

BANDUNG – Pasien suspect virus korona (Covid-19) yang kini tengah dirawat di RIKK (Ruang Infeksi Khusus Kemuning), Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, diketahui baru pulang dari luar negeri. Hal itu diketahui setelah pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, mendapat laporan dari Rumah Sakit Majalaya.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang P2P Dinkes Kabupaten Bandung, Edy Kusno, menuturkan pasien tersebut diketahui baru pulang dari Thailand dengan transit di Singapura, belum lama ini, bersama tiga orang lainnya yang masih satu keluarga dan tinggal satu atap.

Sekembalinya ke Indonesia, pasien yang tengah dapat perawatan di RSHS mengeluhkan gejala sakit.

"Yang bersangkutan kemudian pemeriksa ke mantri desa di Paseh, Ibun, Kabupaten Bandung. Namun, gejala sakit yang dialaminya tidak membaik dan yang bersangkutan memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit Majalaya," kata Edy, saat dihubungi melalui telepon, Minggu (23/2/2020).

Di Rumah Sakit Majalaya, pasien tersebut diperiksa lab. Ia juga dan di periksa dokter spesialis. Dari pemeriksaan itu diketahui pasien tersebut mengalami gejala pneumonia.

ilustrasi (Dok Okezone)

"Pasien ini suspect, tapi belum positif dan kemudian dirujuk (ke RSHS-red)," kata dia.

Sementara setelah mendapat adanya laporan dari pihak rumah sakit, pihak Dinkes Kabupaten Bandung langsung melakukan tindak lanjut dengan mendatangi tiga orang keluarga pasien yang dirujuk.

Petugas Dinkes memeriksa dan mewawancara ketiganya. Hal itu lantaran dikhawatirkan ketiganya mengalami gejala yang sama dengan pasien yang tengah dirawat.

"Setelah dilakukan wawancara dan diperiksa, yang tiga ini tidak menimbulkan gejala. Kita pantau selama 14 hari masa inkubasi, ketika dia di 14 hari tidak ada gejala berarti clear," ucap dia.

Dalam 14 hari ini, tiga orang tersebut diawasi ketat oleh petugas puskesmas. Mereka akan diperiksa berjenjang. Kepada ketiganya pun telah diedukasi untuk menggunakan masker selama masa pemeriksaan berjenjang tersebut.

"Nanti lapor secara berjenjang. Kalau ada gejala langsung lapor," katanya.

Diberitakan sebelumnya, RSHS Bandung menerima rujukan seorang pasien yang diduga memiliki gejala virus korona (Covid-19). Saat ini pasien tersebut sedang diobservasi.

"Pasien masih dirawat dan dalam pengawasan," kata Humas RSHS Bandung Renny Meisuburryani saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (23/2/2020).


Baca Juga : Diduga Terpapar Korona, Pasien di RSHS Bandung Masih Berstatus "Under Observation"

Pasien tersebut merupakan pasien dari rujukan PKM Ibun, Kabupaten Bandung. Informasi yang dihimpun, pasien berjenis kelamin wanita. Kini ia dirawat di ruangan RIKK (Ruang Infeksi Khusus Kemuning).


Baca Juga : Cegah Penyebaran Virus Korona, 118 Warga Asing Ditolak Masuk Indonesia

"Pasien pengawasan Covid-19 dirawat di RIKK sejak 21 Februari," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini