nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paus Fransiskus Sebut Perjanjian Damai Israel-Palestina Gagasan Trump Solusi Tak Adil

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 13:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 24 18 2173206 paus-fransiskus-sebut-perjanjian-damai-israel-palestina-gagasan-trump-solusi-tak-adil-z169qiJ8c3.jpeg Paus Fransiskus. (Foto/Vatican News)

BARI – Paus Francsiskus mengkritik perjanjian Perdamaian Timur Tengah yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sebagai solusi yang tidak adil.

Hal itu disampaikannya pada Minggu 23 Februari, saat berbicara dalam sebuah konferensi yang dihadiri para uskup dari Mediterania di kota Bari Italia,

"Wilayah Mediterania saat ini terancam oleh pecahnya ketidakstabilan dan konflik, baik di Timur Tengah dan berbagai negara di Afrika Utara, serta antara berbagai kelompok etnis, agama atau kelompok pengakuan," kata Francis mengutip Reuters, Senin (24/2/2020).

"Kita juga tidak bisa mengabaikan konflik yang masih belum terselesaikan antara Israel dan Palestina, dengan bahaya solusi yang tidak adil dan, karenanya, merupakan awal dari krisis baru," lanjut dia.

Rencana Trump tentang perdamaian itu mengusulkan ada negara Palestina, tetapi sebagian besar kawasan Tepi Barat, di mana Palestina ingin mendirikan negara, akan tetap berada di bawah kekuasaan Israel.

Bahkan di kawasan negara Palestina nantinya akan ada kantong-kantong penduduk Yahudi, dan hanya sebagian kecil kawasan Jerusalem timur yang miskin akan disisakan untuk Ibu Kota Palestina.

Rancangan perdamaian itu tidak termasuk tuntutan utama Palestina, yaitu “hak untuk kembali” bagi penduduk Palestina ke kampung halaman mereka yang direbut ketika negara Israel dibentuk pada 1948.

Rencana perdamaian itu disusun bersama oleh Israel dan Amerika tanpa Palestina, yang tidak mau ikut karena yakin Amerika jelas akan memihak pada kepentingan Israel.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini