Temuan Baru, Hasil Riset Ini Bisa Atasi Pencemaran Merkuri

Edi Hidayat, Okezone · Selasa 25 Februari 2020 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 65 2173546 temuan-baru-hasil-riset-ini-bisa-atasi-pencemaran-merkuri-SVIzW5juMU.jpg Ilustrasi Pencemaran (Foto: Okezone)

Dia berharap penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan pengujian di skala lapangan melalui kerja sama dengan pakar dari beberapa bidang ilmu lainnya. Dengan uji lapangan, akan terlihat prospek dari metode tersebut untuk dapat diterapkan di lokasi-lokasi yang telah tercemar merkuri.

“Ini teknologi yang tidak rumit sekali yang itu bisa diterapkan sebetulnya oleh masyarakat jika mereka diajari caranya,” pungkasnya.

Adsorpsi dilakukan dengan menggunakan zeolit yang dikenal sebagai adsorben alami yang mempunyai kapasitas baik untuk menangkap merkuri serta tersedia melimpah di Indonesia. Setelah dilakukan penjerapan dengan zeolit, tahap selanjutnya dilakukan proses pengambilan sisa logam merkuri oleh tanaman.

“Pada penelitian ini yang kita cobakan baru melati air. Tapi terbuka kemungkinan bisa coba tanaman-tanaman yang lain,” kata Agus.

Dari penelitian yang dilakukan pada skala laboratorium, metode tersebut terbukti mampu menghilangkan 90 persen kandungan merkuri pada air yang tercemar.

Penelitian yang dilakukan Agus Prasetya telah dipublikasikan dalam salah satu jurnal ilmiah bereputasi yaitu Journal of Environmental Chemical Engineering, dengan judul “Characteristic of Hg Removal Using Zeolite Adsorption and Echinodorus palaefolius Phytoremediation in Subsurface Flow Constructed Wetland (SSF-CW) Model”.

“Yang kita cobakan itu adalah air yang mengandung merkuri 20 ppm, dan setelah kita coba menggunakan alat yang mengombinasikan adsorbsi dan fitoremediasi keluarnya itu sudah 2 ppm. Dan setelah merkurinya tertangkap oleh zeolit dan tanaman, merkurinya tidak lepas dari zeolit, artinya itu terstabilkan,” jelasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini