nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tukang Parkir Tewas Dicelurit di Lokasi Karaoke Gara-Gara Uang

Azhari Sultan, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 17:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 25 340 2173959 tukang-parkir-tewas-dicelurit-di-lokasi-karaoke-gara-gara-uang-AwMVfEjXKh.jpg Kapolresta Jambi, Kombes Dover Christian saat jumpa pers kasus pembunuhan (foto: Okezone.com/Azhari)

JAMBI - Hanya karena kurang uang parkir, dua orang tukang parkir di tempat hiburan Karaoke Omnia di Jalan Merpati l, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi dianiaya dua orang pemuda berinisial R (16), dan RA (18).

Akibatnya, salah satu korban bernama Kelvin Ramadan tewas usai dibacok oleh kedua tersangka dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit bergagang panjang (agrek). Sedangkan rekan korban Riko Dermansyah harus menjalani perawatan intensif disebuah rumah sakit di Kota Jambi.

Kapolresta Jambi, Kombes Dover Cristian mengakui adanya kejadian tersebut, yakni pada akhir minggu pekan lalu. Pada saat itu, katanya, pelaku bersama teman-temannya mendatangi sebuah room Karaoke Omnia dengan menggunakan motor.

Saat akan pulang, salah satu teman pelaku ditahan oleh korban karena kurang saat membayar biaya parkir kendaraan.

"Korban bekerja sebagai tukang parkir, alasannya uang parkirnya kurang sehingga motornya ditahan oleh korban," ungkap Dover kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).

Karena ditahan kendaraannya oleh korban, pelaku emosi. Aksi adu mulut dan keributan di tempat hiburan malam tidak terhindarkan. Namun, keributan tersebut dapat dilerai oleh masyarakat sekitar lokasi.

Akan tetapi, pulangnya pelaku membawa kawan-kawannya serta membawa senjata tajam. Tidak ayal, aksi kekerasan fisik terhadap korban tidak terelakkan lagi.

"Korban dibacok di bagian pahanya, hingga mengeluarkan darah yang banyak. Korban meninggal saat berada di dalam perjalanan ke rumah sakit," tukasnya.

Sejak kejadian tersebut, petugas langsung memburu pelaku. Dari sejumlah keterangan saksi, petugas mendapatkan ciri-ciri pelaku.

"Alhamdulillah, kurang dari 24 jam, anggota personil Reskrim dan Brimob Polresta Jambi berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku dari kejadian tersebut di rumah pelaku masing-masing tanpa perlawanan," tegas Dover.

Dia menambahkan, bahwa pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar. "Status tersangka masih pelajar, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda terpengaruh alkohol atau zat lainnya," imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, kedua tersangka ditahan di sel tahanan Polresta Jambi. Keduanya disangkakan Pasal 338 KUHPidana atau Pasal 170 Ayat 2 ke-3 KUHPidana atau Pasal 353 Ayat 3 KUHPidana.

"Mereka terancam hukuman penjara di atas lima tahun," tukas Dover.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini