nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis 6 Tahun Menangis saat Ditangkap di Sekolah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 09:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 18 2174224 gadis-6-tahun-menangis-saat-ditangkap-di-sekolah-U8tNSsNXpD.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

ORLANDO - Seorang gadis berusia 6 tahun menangis dan memohon kepada petugas kepolisian Orlando saat dia ditangkap di sekolah karena memukul tiga karyawan.

Video penangkapan Kaia Rolle dirilis oleh keluarganya pada Senin malam dan kembali disiarkan oleh sejumlah media Amerika Serikat (AS). Insiden penangkapan Kaia terjadi pada 19 September 2019 di Sekolah Lucious and Emma Nixon Academy.

"Dia harus ikut dengan kita sekarang," kata polisi yang diketahui bernama Dennis Turner dalam video tersebut.

Terlihat dalam klip tersebut petugas mengikat tangan Kaia dengan seutas tali pengganti borgol.

"Ini untukmu," kata Turner, yang kemudian dipecat karena melanggar kebijakan kepolisian terkait penangkapan.

Kaia terus menangis dan memohon kepada petugas lain. "Tidak akan sakit," kata petugas kedua yang tidak disebutkan namanya itu.

"Tidak, tidak, aku tidak ingin borgol!" Kaia meraung. "Tidak, jangan memborgol! Tolong lah!"

Gadis itu kemudian dibawa ke sebuah kendaraan polisi yang menunggu di luar sekolah.

Menurut laporan yang diperoleh oleh Orlando Sentinel, Kaia sebelumnya menendang dan meninju tiga karyawan sekolah.

Tuduhan pelanggaran ringan terhadap Kaia dijatuhkan oleh jaksa pada hari berikutnya, lapor surat kabar itu.

"Aku tidak mau masuk mobil polisi," gadis itu terus menangis. "Tolong!"

"Tolong beri aku kesempatan kedua!" Kaia menangis. "Tolong, biarkan aku pergi!"

Turner kemudian diberhentikan oleh Kepolisian Orlando karena melanggar kebijakan kepolisian karena menangkap anak-anak di bawah 12 tanpa persetujuan atasan. Namun hukum negara tidak menyebutkan usia minimum penangkapan di Florida, Orlando Sentinel melaporkan.

Nenek gadis itu, Meralyn Kirkland, berharap video tersebut bisa merubah kebijakan hukum negara bagian Flroida  dengan menetapkan 12 sebagai usia minimum untuk ditangkap.

"Apa yang mereka lakukan itu salah," kata Kirkland mengutip NY Post, Rabu (26/2/2020). "Saya sangat sedih melihatnya."

Kirkland mengatakan bahwa Kaia menderita sleep apnea (gangguan tidur), yang menyebabkannya sering marah di sekolah.

Dalam sebuah insiden yang tidak berhubungan pada hari yang sama, Turner juga menangkap seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun di sekolah itu terkait baterai. Bocah itu dibebaskan sebelum diproses, WESH melaporkan.

Kepala Polisi Orlando, Orlando Rolon mengatakan kepada wartawan seminggu setelah penangkapan terkenal itu bahwa ia “terkejut” oleh tindakan Turner, WESH melaporkan.

"Sebagai kakek dari tiga anak yang berusia kurang dari 11 tahun, saya hanya bisa membayangkan betapa traumatisnya hal ini bagi semua korban," kata Rolon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini