nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minim Informasi Penghentian Sementara Umrah, Biro Perjalanan Kebingungan

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 16:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 27 519 2175095 minim-informasi-penghentian-sementara-umrah-biro-perjalanan-kebingungan-xeL8TlFQzO.jpg ilustrasi

MALANG - Keputusan penghentian sementara umrah sementara waktu dari pemerintah Arab Saudi berdampak pada kebingungan biro perjalanan haji dan umrah di Kota Malang.

Pemilik biro perjalanan travel umrah dan haji Tombo Ati, Fakhri Fahreza Aulia mengaku belum ada penjelasan detail dari instansi pemerintah terkait bagaimana nasib penundaan jamaah yang akan berangkat umrah.

"Hingga Kamis sore ini, belum ada penjelasan terkait skema bagaimana alurnya. Kita lihat kalau tidak jadi (berangkat umrah), bagaimana nantinya. Belum ada skema yang pasti dari Kemenag juga," ujar Reza kepada Okezone, Kamis sore (27/2/2020).

Meskipun belum ada skema dari instansi pemerintah terkait informasi penundaan keberangkatan umrah, pihaknya terus berkomunikasi dengan sejumlah agensi perjalanan umroh lainnya.

"Kalau dari Kemenag belum ada seperti apa informasinya kejelasannya. Tapi kalau ada apa-apa nanti saya yakin dikabari. Saya juga sudah komunikasi dengan teman-teman travel lain," tuturnya.

Dengan adanya penundaan keberangkatan umroh dipastikan keberangkatan 60 orang jamaah umrahnya yang akan berangkat pada 2 Maret 2020 nanti juga akan tertunda.

"Dari travel kami tanggal 2 Maret 2020 itu ada 60 orang jamaah yang berangkat. Kalau begini pastinya kemungkinan besar diundur sampai Saudi dan Indonesia memberikan kepastian. Percuma kita berangkat, tapi di bandara ditolak nanti," paparnya.

Baca Juga : 2 Bocah Diserang Tawon Vespa, Sarangnya Seukuran Galon Air

Pihaknya mengaku telah memberitahukan informasi ke para jamaah yang akan berangkat umroh. Dari sebagian besar jamaah umroh memang memaklumi keadaan yang ada.

"Sudah mas, jadi kita kirimkan surat resmi dari AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah) dan surat kedutaan RI dari Riyadh. Kami masih menunggu perkembangan satu dua hari ini. Tapi mayoritas jamaah mengerti keadaan ini, memahami, dan sabar menunggu informasi yang berkembang," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini