Curi Handphone Jamaah yang Sedang Salat, Pelaku Ditangkap Polisi

Sindonews, Sindonews · Minggu 08 Maret 2020 23:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 609 2180169 curi-handphone-jamaah-yang-sedang-salat-pelaku-ditangkap-polisi-1VhIFlbnth.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MAKASSAR – Pencuri handphone jamaah Masjid Masjid Nur Islam Jalan Muh Yamin, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, ditangkap jajaran Opsnal Polsek Makassar. Pelaku bernama Rusli (33) mencuri handphone korbannya yang tengah salat Jumat pada 6 Maret 2020.

Kanit Reskrim Polsek Makassar AKP Rahman Ronrong mengungkapkan, pelaku ditangkap di kediamannya, Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sabtu (7/3/2020). Polisi juga menyita handphone merek Oppo A9 milik korban bernama Petta Hajja (28).

Rahman melanjutkan, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan polisi bernomor : LP/78/K / II/2020/Sek.Mksr/Restabes Mksr tanggal 6 Maret 2020.

"Modus pelaku ini mengintai jamaah yang sedang salat. Kemudian saat korban terlihat menaruh barang berharga di dalam bagasi motor, pelaku beraksi dengan mengangkat sadel motor untuk meraih handphone milik korban dan kabur meninggalkan masjid," kata Rahman, Minggu (8/3/2020).

Ia melanjutkan, mendapat laporan pencurian tersebut pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dengan mengambil keterangan korban yang berprofesi sebagai karyawan swasta serta mengecek CCTV yang terpasang di sekitar masjid.

"Korban merupakan karyawan swasta di salah satu bank. Kebetulan singgah salat Jumat. Setelah selesai, handphone yang ditaruh dalan bagasinya hilang. Setelah diperiksa CCTV, mengungkap ciri-ciri pelaku. Anggota kemudian menangkapnya berdasarkan informasi dari jaringan," ucap Rahman.

Kepada polisi, Rusli membenarkan perbuatan pencurian di area Masjid Nur Islam tersebut.

"Katanya untuk kebutuhan ekonomi, dia (pelaku) ini kan pengangguran. Baru sekali katanya. Tapi, itu kan masih didalami lagi. Rencananya mau dijual, tapi belum sempat kita sudah tangkap," katanya.

Atas perbuatannya, Rusli kini harus mendekam di tahanan Mapolsek Makassar menjalani proses hukum lebih lanjut. Oleh penyidik pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini