nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Dipinjami Uang Rp400 Ribu, Pria Ini Bunuh Kakak Sepupu

Sigit Dzakwan, iNews.id · Selasa 10 Maret 2020 23:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 10 340 2181347 tak-dipinjami-uang-rp400-ribu-pria-ini-bunuh-kakak-sepupu-zJM3NVKrnM.jpg Ilustrasi

KOTAWARINGIN BARAT - Hanya gara gara tak dipinjami uang Rp400 ribu, seorang adik tega membunuh kakak sepupu menggunakan pisau dapur.

Adik tersebut menusukkan pisau ke dada sebelah kiri kakak sepupunya saat tertidur pulas hingga tewas di Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.

Tersangka adalah pekerja serabutan, Donarius (24) warga Desa Sidomulyo, RT.05/RW.01 Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kobar. Korban adalah kakak sepupunya sendiri Etni Susanti alias Jumi (38) pekerja hatrian lepas di PT Korintiga Hutani, Kecamatan Aruta.

“Jadi pada Sabtu 7 Maret 2020 sekira pukul 20.00 WIB, tersangka mendatangi rumah mess korban di komplek perusahaan. Saat itu tersangka datang ke rumah Jumi dalam kondisi mabuk arak dari warung yang sebelumnya disinggahi,” ujar Kapolres Kobar AKBP Dharma Ginting saat ekpose kasus di dampingi Wakapolres dan Kasat reskrim di aula Mapolres, Selasa (10/3/2020).

Ia melanjutkan, tujuan tersangka menemui kakak sepupunya itu untuk meminjam uang Rp400 ribu untuk modal mencari pekerjaan. Namun bukannya uang pinjaman yang didapat, justru korban menjawab:

“Harusnya laki-laki yang memberi uang ke saya bukan kamu yang pinjam uang,” kata korban ditirukan Kapolres saat konfersi pers.

Selanjutnya, tersangka tetap bertahan di mess korban dan jam sudah menjukkan pukul 22.00 WIB dan merasa tersinggung atas perkataan korban. Setelah itu korban terlihat kelelahan karena siang harinya bekerja dan tertidur di dalam kamar.

“Di situlah niatan tersangka muncul untuk membunuh kakak sepupunya. Tersangka kemudian menuju dapur untuk mengambil pisau. Tersangka melihat korban sudah tertidur lelap, didekati dan langsung ditusuk dibagian dada kiri korban hingga menancap dan pelaku langsung kabur,” beber kapolres.

Selanjutnya pelaku kabur menuju Desa Bukit Harum, Kecamatan Menthoni Raya Kabupaten Lamandau. “Setelah anggota saya melakukan penyelidikan dan mengarah ke pelaku, kemudian anggota memburu pelaku dan berhasil ditangkap tanpa perlawanan pada Senin 9 Maret 2020 pukul 14:00 WIB dan langsung dibawa menuju Mapolres Kobar di Pangkalan Bun,” jelasnya.

Dalam kasus ini penyidik mengamankan barang bukti berupa, satu jaket warna merah bertuliskan Filla, satu lembar baju warna putih ada noda darah, satu botol plastik berisi minuman tuak, satu bilah pisau dapur panjang 20 cm, satu lembar celana jeans warna hitam dan satu lembar kaos warna hitam bertuliskan Puma.

“Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP sub Ancaman Pidana 10 Pasal 354 ayat (2) tahun Maksimal 10 tahun penjara,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini