Share

Cara Pemkab Badung Mohon Perlindungan dari Virus Korona

Agregasi Balipost.com, · Kamis 12 Maret 2020 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 244 2182467 cara-pemkab-badung-mohon-perlindungan-dari-virus-korona-QPgq0z94UH.jpg Ilustrasi Ogoh-Ogoh (Foto : Balipost)

BADUNG - Kepala Dinas Kebudayaan Pemkab Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, pihaknya bakal mengelar upacara pamahayu jagat. Ritual ini sebagai upaya menghadapi isu merebaknya Virus African Swine Fever (ASF) dan virus korona atau Covid-19.

Upacara pemahayu jagat, kata I Gde Eka, akan dilaksanakan bertepatan dengan Tilem Kasanga yang jatuh pada Selasa 24 Maret. Ritual tersebut akan diselenggarakan bersamaan dengan tawur agung kasanga yang dipusatkan Catus Pata Agung, Mengwi.

“Kami di Badung akan melaksanakan upacara pamayuh jagat sekalian dengan tawur kasanga di Catus Pata Agung Badung di Mengwi. Ini sebagai langkah niskala untuk nunas ica (mohon perlindungan) dalam menghadapi isu atau dampak ASF dan virus Corona,” ungkap Eka Sudarwitha belum lama ini.

Baca Juga : Tanggapan Pemerintah Soal Gubernur Wahidin yang Sebut 2 Warganya Positif Korona

Pada prosesi pamayuh jagat, pihaknya akan membagikan tiga tirta (air suci) kepada masyarakat. Air suci ini akan dipercikkan di masing-masing rumah penduduk guna meminimalisir pengaruh negatif dari virus tersebut.

“Tirta yang dibagikan nanti ada tiga macam yakni tirta untuk ke luhur, lebuh dan wewalungan. Masing-masing desa adat sudah melakukan, tapi kami di tingkat kabupaten sekalian nanti saat tawur kasanga,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini