Pandemi Covid-19, Pelaksanaan UN 2020 Wajib Penuhi Protokoler Kesehatan

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 14:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 13 65 2182770 pandemi-covid-19-pelaksanaan-un-2020-wajib-penuhi-protokoler-kesehatan-cd0g24G3O6.jpg Ilustrasi ujian nasional. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2020 tetap dilaksanakan meski tengah terjadi pandemi virus korona atau Covid-19. Namun, terdapat protokoler kesehatan yang harus dipatuhi pihak sekolah dan siswa didik.

"Dengan penerapan protokol kesehatan, terdapat beberapa aturan khusus dalam pelaksanaan UN di tengah penyebaran Covid-19," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Totok Suprayitno di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Berikut ini protokoler kesehatan pelaksanaan Ujian Nasional 2020:

1. Seluruh peserta UN diharapkan menghindari kontak fisik dan tidak lupa mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik sebelum dan sesudah pelaksanaan ujian.

2. Seluruh sekolah diharapkan menyediakan sarana pencuci tangan seperti penyitasi tangan.

3. Peserta UN diharapkan tidak memaksakan diri mengikuti ujian jika memiliki keluhan infeksi Covid-19 seperti gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas karena jadwal UN dapat diganti ke lain waktu sesuai kebutuhan.

4. Sekolah diimbau menyediakan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian dan memastikan membersihkan ruangan ujian sebelum dan sesudah pelaksanaan UN yang disertai dengan membersihkan semua benda yang tersentuh peserta UN.

5. Setiap antarsesi pelaksanaan UN harus diisi dengan kegiatan sterilisasi ruangan selama satu jam.

6. Peserta UN agar tidak menggunakan alat tulis bersama, misalnya dalam mengisi daftar hadir.

7. Peserta UN dapat penggunakan alat tulis pribadi guna mencegah penularan Covid-19.

8. Jika ditemukan ada warga sekolah yang mengalami gejala infeksi COVID-19, kepala sekolah diharapkan segera meminta yang bersangkutan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun jika terdapat kasus dalam jumlah besar dapat segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan dinas kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan.

9. Penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan UN ini perlu dilakukan dengan cara saksama dan dengan prinsip kehati-hatian.

(han)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini