nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UI Keluarkan 10 Langkah Cegah Penyebaran Korona, Termasuk Kuliah Jarak Jauh

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 21:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 13 65 2183079 ui-keluarkan-10-langkah-cegah-penyebaran-korona-termasuk-kuliah-jarak-jauh-Up4VsT5myu.jpg Kampus Universitas Indonesia. (Okezone.com/Ist)

JAKARTA – Universitas Indonesia mengeluarkan surat edaran sebagai langkah pencegahan virus korona (Covid-19) di lingkungan kampus. Langkah itu di antaranya mengatur kegiatan belajar mengajar dari sistem tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh.

Langkah tersebut diambil berdasarkan kajian komprehensif yang dilakukan pihak kampus dan informasi relevan, serta petunjuk dan pedoman dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

β€œLangkah-langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen UI untuk melindungi keselamatan dan kesehatan segenap warganya serta sebagai partisipasi UI dalam upaya pengendalian penyebaran infeksi Covid-19,” kata Rektor UI Prof Ari Kuncoro, seperti dikutip dalam Surat Edaran bernomor SE-703/UN2.R/OTL.09/2020, Jumat (13/3/2020).

Dalam surat edaran itu, terdapat 10 langkah yang diambil pihak kampus sebagai langkah pencegahan virus korona, sebagai berikut:

1. Pimpinan UI mengingatkan dan mendorong dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk mempraktikan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Pimpinan kampus meminta dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan secara konsisten menerapkan berbagai tindakan pencegahan penularan penyakit.

3. Pihak UI menyarankan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk tidak datang ke kampus jika sedang sakit. Sejalan dengan larangan ini, Pimpinan UI akan melakukan diskresi terhadap Peraturan Kepegawaian mengenai kehadiran kerja dan Peraturan Akademik mengenai kehadiran kuliah.

Universitas Indonesia. (Ist)

4. Dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI yang mengalami gejala virus korona atau memiliki anggota keluarga yang menderita gejala itu juga diminta melapokan diri pada Sistem Surveilens Covid-19 Universitas Indonesia melalui tautan http://bit.ly/surveilanscoronaFKMUI."

5. UI tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menerapkan kebijakan sebagai berikut:

5.1. Terhitung sejak hari Rabu, 18 Maret 2020, hingga berakhirnya semester genap Tahun Ajaran 2019/2020, mengubah KBM dalam bentuk kuliah tatap rnuka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Masa Pandemi Infeksi Covid-19 menjelaskan secara rinci berbagai bentuk/format PJJ yang dapat diterapkan. Pimpinan Fakultas dan Program Studi diminta untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen untuk dapat menyelenggarakan PJJ.

5.2 Tetap menyelenggarakan KBM dalam bentuk praktik, dengan terlebih dahulu memastikan bahwa tempat-tempat praktik tersebut menerapkan upaya pencegahan penularan infeksi Covid-19. Pimpinan Fakultas dan Program Studi dapat melakukan penjadwalan ulang penyelenggaraan praktik-praktik tersebut disesuaikan dengan perkembangan keadaan.

5.3. Menunda atau menjadwal ulang penyelenggaraan KBM dalam bentuk praktik lapangan di masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Belajar Lapangan; atau menggantinya dengan metode pembelajaran lain. Dalam hal praktik lapangan di masyarakat tidak dapat dijadwal ulang dan tidak dapat diganti dengan metode lain, maka penyelenggaraan praktik lapangan di masyarakat harus disertai dengan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 yang sebaik mungkin.

6. Pimpinan UI mengimbau mahasiswa yang mengekos atau tinggal di asrama kampus untuk pulang ke rumah orang tua atau keluarga masing-masing. Mahasiswa yang tidak dapat pulang diminta untuk melapor ke Manajer Kemahasiswaan Fakultas.

7. Pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengadian pada masyarakat yang melibatkan pengumpulan data dan aktivitas bersama masyarakat harus disertai tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 yang setinggi mungkin.

8. Pimpinan U1 meminta seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk menunda atau membatalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang menimbulkan terjadinya kerumunan banyak orang sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan dilakukannya tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19. Kegiatan-kegiatan yang menyebabkan kerumunan banyak orang yang tidak dapat ditunda atau dibatalkan (misalnya Ujian Seleksi Masuk UI, Uji Kompetensi Nasional, Angkat Sumpah) harus diselenggarakan dengan menerapkan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19 sebaik mungkin. Setiap penyelenggara dan peserta kegiatan-kegiatan tersebut wajib mematuhi standar yang telah ditetapkan UI.

9. Pimpinan UI melarang semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk perjalanan ke luar negeri bagi mahasiswa Kelas Khusus Internasional. Pimpinan Fakultas dan Program Studi diminta berkoordinasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri untuk mencari penyelesaian yang sebaik-baiknya atas konsekuensi administratif dan akademik dari larangan ini.

Baca Juga : Kelebihan Kampus UI Selalu Jadi Incaran Siswa, Ini Tips Masuknya

10. Pimpinan UI sangat menganjurkan semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan UI untuk tidak melakukan perjalanan di dalam negeri yang tidak penting.

Selain hal-hal di atas, Kampus UI tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini