Solo KLB Korona, UNS Liburkan Mahasiswa dan Belajar via Online

Bramantyo, Okezone · Sabtu 14 Maret 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 65 2183354 solo-klb-korona-uns-liburkan-mahasiswa-dan-belajar-via-online-VP0hGhiqzA.jpg Virus Korona (Foto: Shutterstock)

SOLO – Usai Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) virus korona atau Covid-19 pada Jumat 13 Maret 2020, kegiatan belajar-mengajar untuk sementara dilakukan di rumah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo juga mengeluarkan surat edaran bernomor 1480 /UN27/HK /2020 tentang Kewaspadaan dini, Kesiapsiagaan, serta Tindakan Antisipasi Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Kampus.

Langkah ini berkenaan dengan pernyataan resmi Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yang mengubah status kejadian infeksi Covid-19 dari public health emergency of international concern menjadi pandemi global.

Baca Juga: Kronologi Mahasiswa Universitas Brawijaya Masuk Dalam Pengawasan Korona

Surat edaran yang ditandatangani langsung Rektor UNS Jamal Wiwoho itu telah menetapkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mencegah penyebaran infeksi Covid-19 di lingkungan UNS.

"Pertama, mengingatkan dan mendorong seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk mempraktikkan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai pedoman yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," jelas dia dalam surat edarannya, Sabtu (14/3/2020).

Kedua, lanjut dia, kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan dengan menerapkan kebijakan mulai Senin 16 hingga Sabtu 28 Maret mengubah bentuk kuliah tatap muka menjadi pembelajaran daring (online).

Baca Juga: Mahasiswanya Dalam Pengawasan Korona, Universitas Brawijaya Sterilisasi Gedung Fakultas Teknik

Kemudian pimpinan Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan diminta memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen agar dapat menyelenggarakan pembelajaran daring tersebut.

Terkait kegiatan praktik seperti laboratorium, klinik, lapangan, industri, dan berbagai institusi dapat dilakukan penjadwalan ulang atau diganti dengan metode lain serta disesuaikan dengan perkembangan keadaan.

"Ketiga, pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang melibatkan pengumpulan data dan aktivitas bersama masyarakat dapat dilakukan penjadwalan ulang dan disesuaikan dengan perkembangan keadaan," lanjutnya.

Keempat, semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan menunda atau menjadwal ulang penyelenggaraan berbagai kegiatan yang menimbulkan terjadinya kerumunan banyak orang dan disesuaikan perkembangan keadaan.

Kelima, semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan menunda atau menjadwal ulang perjalanan ke luar negeri.

Pimpinan fakultas serta program studi diminta berkoordinasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri untuk mencari penyelesaian yang sebaik-baiknya atas konsekuensi administratif dan akademik dari larangan ini.

Keenam, menganjurkan semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan tidak melakukan perjalanan di dalam negeri yang tidak penting.

"Selain hal-hal tersebut, Kampus UNS tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait infeksi Covid 19. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua," pungkas Jamal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini