Langkah Pemprov Jawa Tengah Hadapi Wabah Korona

Taufik Budi, Okezone · Minggu 15 Maret 2020 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 15 512 2183491 langkah-pemprov-jawa-tengah-hadapi-wabah-korona-cEbNz7lVTy.jpg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek suhu tubuh sebelum ikut rapat dengan Forkopimda (Okezone.com/Taufik)

Tenangkan Warga

Ganjar mengajak tokoh agama maupun akademisi diminta turut menenangkan masyarakat agar tak semakin panik dengan Covid-10.

“Kami juga mengajak keterlibatan akademisi, kami ajak keterlibatan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk semua bersatu menyampaikan informasi ini (tentang korona) agar kemudian itu tidak panik,” ujarnya.

Petugas medis diliburkan

Sementara itu 15 hingga 20 petugas medis yang menangani pasien positif korona yang meninggal dunia di RS Moewardi, Solo, diliburkan selama 14 hari.

“Tenaga-tenaga medis yang di RS Moewardi, kita sudah lalukan sesuai protap yang dikeluarkan Kemenkes. Jadi yang melakukan kontak itu, kita lakukan libur dan kita kasih vitamin,” kata Ganjar.

Dia menjelaskan, selalu memantau perkembangan kesehatan para petugas medis itu. Hingga saat ini, mereka dilaporkan dalam kondisi sehat dan menunjukkan gejala sakit.

“Sampai saat ini enggak ada gejala-gejala. Jumlahnya sekira 15-20 orang. Insya Allah aman, karena kita memakai APD yang sesuai ketentuan dari Kemenkes,” terangnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini