Antisipasi Covid-19, Pemkot Larang Warga Asing Masuk ke Sorong

Chanry Andrew S, iNews.id · Senin 16 Maret 2020 03:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 340 2183805 antisipasi-covid-19-pemkot-larang-warga-asing-masuk-ke-sorong-I2C26ZMcqo.JPG Walkot Sorong Lambert Jitmau (MNC Media/Chanry)

SORONG – Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat akan melarang sementara warga negara asing (WNA) masuk ke wilayah itu, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus korona atau Covid-19.

Kota Sorong selama ini sering menerima wisatawan asing karena menjadi pintu masuk ke Papua Barat khususnya Raja Ampat, destinasi andalan di ujung timur Indonesia.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau usai rapat penanganan korona bersama Forkopimda mengatakan, hari ini akan menyurati perusahaan penerbangan meminta agar sementara tak melayani pembelian tiket masuk WNA ke Sorong.

"Sementara dua tiga bulan jangan dilayani tiket," katanya kepada wartawan, Minggu (15/3/2020) malam.

 korona

Lamberth meminta agar penerbangan hanya melayani pemulangan WNI dari Sorong ke luar Papua, bukan sebaliknya.

"Untuk layani tiket, barangkali layani ke negara asalnya. Tapi untuk datang ke Kota Sorong, saya mohon maaf untuk sementara kami akan blokir,” ujarnya.

Lamberth juga pihak petugas Bandara DEO Kota Sorong untuk mengawasi masuknya WNA.

Warga Malaysia

Sementara itu Dinas Kesehatan Kota Sorong bersama Kantor Karantina dan Kesehatan Pelabuhan memantau enam warga Malaysia berada di Sorong. Mereka diketahui punya riwayat perjalanan ke beberapa daerah dan negara sehingga berisiko Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat mengatakan, hasil pemeriksaan suhu tubuh sementara keenam warga Malaysia itu sehat.

"Keenam warga negara Malaysia tersebut akan melakukan isolasi mandiri, di dalam lingkungan pondok pesantren tempat mereja tinggal sementara," katanya.

Namun, Dinkes tetap melakukan pemantauan intensif. "Mereka datang di Kota Sorong dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus korona, dibuktikan dengan suhu tubuh mereka yang normal," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini