nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Terlalu Lama Dikarantina, Banyak Pasangan di China Ajukan Permohonan Cerai

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 19 Maret 2020 07:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 18 18 2185378 gara-gara-terlalu-lama-dikarantina-banyak-pasangan-di-china-ajukan-permohonan-cerai-j0pCnuCbLK.jpg Ilustrasi.

BEIJING – Di tengah pandemi virus corona (COVID-19) beberapa negara telah mengambil langkah penguncian (lock down) untuk membendung penyebaran penyakit.

Meski ada pihak-pihak yang menyambut baik langkah tersebut, keputusan memberlakukan lock down juga membawa berbagai dampak negatif, salah satunya adalah meningkatnya angka perceraian, seperti yang terjadi di China.

Kota Xi'an di Ibu Kota Provinsi Shaanxi di barat laut China memiliki jumlah permohonan perceraian yang sangat tinggi, sampai-sampai mencapai batas yang ditetapkan oleh kantor pemerintah.

Global Times melaporkan, ada dua alasan mengapa angka permohonan cerai pasangan itu sangat tinggi: pertama, kantor telah ditutup selama sebulan, sehingga mereka kemungkinan akan terkena gelombang permintaan yang tertunda sekarang setelah mereka dibuka kembali.

Namun, yang kedua adalah masa karantina yang panjang, membuat banyak pasangan berada dalam sebuah lingkungan yang mudah menyebabkan pertengkaran.

"Sebagai akibat dari pandemi, banyak pasangan telah terikat satu sama lain di rumah selama lebih dari sebulan, yang membangkitkan konflik yang sebelumnya terpendam," lapor Global Times.

Petugas Han dari Distrik Yanta mengatakan bahwa karantina menyebabkan beberapa pasangan mengambil keputusan impulsif dan mereka menyesalinya hanya beberapa jam kemudian. Beberapa pasangan bahkan memutuskan untuk menikah lagi ketika surat cerai mereka dicetak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini