Waspada Pandemi Corona, Jadwal Besuk Pasien di RSUD Sampang Dibatasi

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 18 Maret 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 18 519 2185441 waspada-pandemi-corona-jadwal-besuk-pasien-di-rsud-sampang-dibatasi-jBNg1vTHPi.jpg Ilustrasi Ruang Isolasi Rumah Sakit (foto: Okezone)

SURABAYA - Jadwal besuk pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mulai terbatas demi meminimalisir dan menangkal penularan virus corona.

Kebijakan pembatasan terhadap pengunjung atau pembesuk pasien dilakukan berdasarkan surat edaran Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi yang bersifat sementara.

Baca Juga: 4 Pasien PDP di RSUP M Djamil Padang Dinyatakan Negatif Corona 

Batas maksimal penunggu pasien rawat inap cukup dua orang, serta berlaku sejak 16 Maret 2020 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

Infografis Okezone 

Perlakuan terhadap pembesuk yang dilakukan pemerintah daerah melalui RSUD dr Mohammad Zyn, sebagai upaya preventif guna menjaga kesehatan masyarakat pada situasi wabah virus corona yang harus diwaspadai.

"Upaya ini, kami lakukan sebagai langkah untuk meminimalisir atau mengurangi resiko penularan virus corona," ujar Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, dr. Titin Hamidah, Rabu (18/3/2020).

Pihaknya meminta kerja sama, dan kesabaran masyarakat agar tidak membesuk pasien rawat inap sampai batas waktu tertentu. "Masyarakat diharapkan sadar, karena kami lakukan demi kebaikan pasien dan kesehatan warga," kata Titin.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Asrul Sani. Ia mengaku, batas kunjungan warga menjenguk pasien bertujuan untuk mengurangi kontak pasien dengan masyarakat, atau masyarakat dengan sesama.

Baca Juga: 2 dari 4 Pasien PDP Kota Malang Pernah Kontak dengan Positif Corona di Solo 

Masyarakat disarankan tidak mengunjungi tempat umum, keramaian, dan rumah sakit yang sangat berisiko pada penyakit menular.

"Cukup satu atau dua anggota keluarga boleh menjadi penunggu pasien. Demi kebaikan bersama, agar semua lebih baik berdiam di rumah masing-masing," papar Asrul.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini