nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadapi Corona, Pemerintah Harus Pastikan Fasilitas dan Perlengkapan Medis Tercukupi

Amril Amarullah, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 17:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 20 65 2186576 hadapi-corona-pemerintah-harus-pastikan-fasilitas-dan-perlengkapan-medis-tercukupi-WwuPDkIiQ7.jpg Ilustrasi (foto; Okezone)

JAKARTA – Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia tergolong sangat cepat, bahkan persentase kematian paling tinggi dibandingkan negara lain. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto menyebut data per 20 Maret 2020 mencapai 369 orang terpapar virus dan 32 meninggal.

Mencermati perkembangan ini, Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia (Himpuni) memberikan beberapa usulan kepada pemerintah agar masalah ini dapat dikelola dengan baik.

Di antaranya adalah pemerintah harus menggerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk menyediakan perlengkapan kesehatan pencegahan penyebaran virus, khususnya masker dan hand sanitizer, dengan harga murah/terjangkau.

"Juga fasilitas kesehatan untuk penanganan orang-orang yang suspect, seperti Rumah Sakit dan segala perlengkapannya seperti ruang isolasi, ruang perawatan, alat pelindung diri (APD), alat test virus, dan lainnya tercukupi," kata Koordinator Presidium Himpuni Maryono, dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Selain itu, lanjut Maryono, Himpuni meminta pemerintah melalui kementerian perindustrian melakukan konversi beberapa industri yang memiliki kemampuan untuk memproduksi alat pelindung diri dan hand sanitizer serta menjual hanya kepada pemerintah untuk persediaan pemerintah.

Himpuni sendiri, kata Maryono, mendukung penuh kebijakan pemerintah agar warga bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

"Pemerintah lebih tegas lagi meminta kantor pemerintahan, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, rumah ibadah, dan lain-lain (terutama di wilayah dengan intensitas penyebaran virus yang tinggi) agar melaksanakan kebijakan tersebut," katanya.

TNI dan Polri juga diminta ikut mengawasi supaya masyarakat mentaati serta mengajak tim medis swasta, mahasiswa kedokteran, dan keperawatan ikut membantu di Rumah Sakit.

Stok Sembako

Maryono menambahkan, pemerintah juga harus memastikan persediaan kebutuhan pokok atau sembako, misalnya beras, gula, dan minyak, agar tersedia dalam jumlah yang cukup dan harga terjangkau. "Warga yang menimbun kebutuhan pokok diberi hukuman yang keras," tegas Maryono.

Menurut Himpuni, pemerintah segera merealokasi anggaran (APBN) sesuai dengan mendesaknya masalah yang harus diselesaikan sekarang, melalui pemotongan anggaran Program Non Prioritas dalam APBN 2020 atas persetuan DPR RI.

Di samping prioritas di atas, pemerintah perlu memitigasi beberapa kelompok masyarakat, yakni pertama, masyarakat miskin dan sekitar garis kemiskinan dipastikan memperoleh prioritas penanganan, salah satunya dengan penambahan BLT dan perluasan Rastra.

Kedua, pelaku usaha mikro dan kecil dihentikan cicilan kredit dan diberikan bantuan modal untuk meneruskan usahanya.

Ketiga, pelaku sektor informal yang berhenti bekerja dan pekerja di perusahaan yang tidak lagi bisa bekerja diberikan pendapatan minimal agar bisa menyangga kebutuhan hidup sehari-hari.

"Mengalokasikan tambahan anggaran untuk insentif tenaga medis (dokter, perawat, dan lain-lain) sehingga mereka bisa bekerja dengan total, plus menggerakkan relawan apabila situasi makin memburuk," kata Maryono.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah bergandengan tangan dan bersatu padu dengan pemerintah pusat dalam menghadapi persoalan besar ini. "Masyarakat juga wajib mentaati seluruh keputusan yang telah dibuat oleh pemerintah," ujar Maryono.

Pemerintah Pusat juga dapat meminta OJK dan BI untuk melakukan relaksasi terhadap usaha yang memiliki dimensi sosial tinggi (misalnya padat tenaga kerja).

"Kami yakin dengan kesigapan dan kesiapan pemerintah yang sudah teruji ditambah partisipasi seluruh masyarakat untuk bahu-membahu mengatasi persoalan. Insya Allah ujian akan berhasil kita selesaikan dengan baik," kata Maryono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini