ODR Virus Corona di Sampang Capai 448 Jiwa

Syaiful Islam, Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 519 2186895 odr-virus-corona-di-sampang-capai-448-jiwa-6U2iD9lKtj.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SURABAYA – Angka kategori Orang Dalam Risiko (ODR) pada penanganan dan pencegahan kasus virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mencapai 448 jiwa.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Asrul Sani menyampaikan, ODR virus corona yang menjadi objek penanganan menyebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang.

Rincian data ODR di Kecamatan Sokobanah mencapai 88, Ketapang 84, Sampang 60, Banyuates 47, Tambelangan 37, dan Karang Penang 34 orang.

Kecamatan lainya meliputi Robatal ada 27, Omben 24, Torjun 10, Sreseh 10, Pangaregan 10, Kedungdung 7, Camplong 6, Pulau Mandangin 2, dan Torjun 2 ODR.

Sementara data Orang Dalam Pemantauan (ODP), pihaknya menyebutkan ada 10 yang menyebar di Kecamatan Kota Sampang 1 orang, Tambelangan 1, Torjun 1, Sreseh 2, Pangaregan 2, Kedungdung 2, dan Camplong 1 orang.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Jumlah ODR Covid-19 di setiap kecamatan mengacu pada tingkat mobilitas penduduk di wilayah setempat. Data itu berdasarkan laporan dari kantor pelabuhan Surabaya," ujarnya, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Asrul, jumlah ODR terbanyak berasal dari Kecamatan Sokobanah dan Ketapang. Itu karena didominasi warga yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) dan pergi ibadah umrah yang pulang ke kampung halaman.

"Masyarakat tidak perlu panik dan takut karena warga yang masuk kategori ODR belum tentu terjangkit virus corona," ucapnya.

Pengawasan untuk mencegah pandemi virus corona kepada ODR berjalan sampai 14 hari serta dilakukan petugas Puskesmas.


Baca Juga : Satu PDP Virus Corona di RSUD Soedono Madiun Meninggal Dunia

Penularan juga dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, membuat menu makanan bergizi yang seimbang, olahraga, dan banyak minum air mineral.

"Apabila ODR mengalami gejala yang mengarah pada penyakit corona, akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," tutur Asrul.

Baca Juga : Satu Pasien ODP Corona Meninggal di Madiun

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini