nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laboratorium Unand Dapat Izin Jadi Tempat Uji Sampel Virus Corona

Rus Akbar, Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 01:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 21 65 2186735 laboratorium-unand-dapat-izin-jadi-tempat-uji-sampel-virus-corona-LsJT1F1Jas.jpg Ilustrasi virus corona. (Foto: Shutterstock)

PADANG – Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang akhirnya mendapat izin menjadi tempat uji sampel pasien virus corona (Covid-19). Kepastian ini didapat setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengusulkan ke Kementerian Kesehatan.

Pengusulan izin tersebut lantaran hasil uji sampel pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit rujukan M Djamil Padang dan Ahmad Mochtar Bukittinggi membutuhkan waktu lama, sekira lima hari. Mereka akhirnya menyodorkan usulan tersebut.

Di lab ini, guna mendapatkan hasilnya positif atau negatif corona hanya dalam waktu satu hari atau 24 jam.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno membenarkan sudah mendapat izin Kemenkes. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/214/2020 tentang Jejaring Laboratorium Pemeriksaan Covid-19.

"Kita sudah mendapatkan izin dari Kemenkes yang kita tunggu lagi adalah alat berupa cairan atau reagen yang didatangkan dari Korea. Alat itu belum sampai di sini," katanya, Jumat 20 Maret 2020.

Ia melanjutkan, alat tersebut akan datang dalam pekan ini. Kalau alat itu datang, bisa dipakai untuk uji sampel agar mengetahui diagnosisnya dalam satu hari.

"Jadi kita bisa tahu cepat. Kalau cepat kan bisa lebih cepat apa yang harus dilakukan kepada pasien. Kalau hasilnya negatif maka pasien yang bersangkutan akan dirawat biasa. Kalau positif maka akan ada tindakan selanjutnya," terangnya.

Selain reagen, kata Irwan, ada sedikit persoalan yaitu alat pendingin. Namun menurut tim ahlinya itu tidak perlu dan masih ada alat lain yang bisa dipakai. Selain peralatan, laboratorium juga memiliki para ahli yang akan meneliti virus.

"Pakar-pakarnya sudah ketemu sama saya, mereka bilang semua siap, tempat oke, tinggal alat itu," katanya.

Sementara data dari Posko Sumbar Tanggap Corona di Kantor BPBD Sumbar saat ini warga yang masuk orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 1503 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) ada 17 orang, dan itu sudah diperiksa dengan hasil 6 negatif Covid-19 serta 11 masih proses pemeriksaan laboratorium.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini