nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ITB Prediksi Puncak Penyebaran Corona Akhir Maret, Berakhir Pertengahan April

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 10:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 21 65 2186803 itb-prediksi-puncak-penyebaran-corona-akhir-maret-berakhir-pertengahan-april-iDOeypGdp7.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

Model Richard’s Curve terpilih ini lalu mereka uji pada berbagai data kasus Covid-19 terlapor dari berbagai negara, seperti China, Iran, Italia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat –termasuk data akumulatif seluruh dunia.

Ternyata secara matematik ditemukan bahwa model Richard's Curve Korea Selatan adalah yang paling cocok (kesalahannya kecil) untuk disandingkan dengan data kasus terlapor Covid-19 di Indonesia jika dibandingkan model yang dibangun dari data negara lain (kesesuaian ini terjadi saat Indonesia masih memiliki 96 kasus).

Ilustrasi (Shutterstock)

"Jadi bisa dikatakan jika kita punya penanganan yang mungkin sama, sesuai dengan publikasi yang ada dengan Korea Selatan, tanpa memasukkan faktor kompleksitas lainnya seperti temperatur lingkungan, kelembaban, dan lain-lain. Seharusnya kita bisa mendapat kesimpulan yang sama persis dengan apa yang ditulis pada publikasi kami," tutur peneliti yang juga banyak berperan dalam penanganan kasus demam berdarah di Indonesia ini.

Namun, menurut Nuning, hal tersebut bukan perkara mudah. "Korea Selatan itu kan salah satu dari beberapa negara di dunia yang paling baik penanganan kasus Covid-19-nya. Ini waktu terus berjalan, tentu sulit untuk bisa persis seperti mereka, tetapi setidaknya dari tulisan ini kita bisa mengetahui bahwa Indonesia perlu melakukan sesuatu untuk tetap berada dalam tren yang baik," tuturnya.

Karena itu, bagi dia, merujuk pada model yang dibangun, termasuk faktor-faktor yang krusial, perlu dilakukan pencegahan dari meluasnya penyebaran Covid-19.

"Tingkat penyebaran yang tinggi akan memberatkan rumah sakit karena tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung pasien Covid-19 sehingga krusial sekali bagi kita untuk menjaga laju penyebaran tetap ada di dalam kontrol kita (jika belum bsia dihilangkan sepenuhnya)," ucapnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini