Presiden Rouhani: AS Harus Cabut Sanksi jika Ingin Bantu Iran Hadapi COVID-19

Medikantyo, Okezone · Senin 23 Maret 2020 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 23 18 2187851 presiden-rouhani-as-harus-cabut-sanksi-jika-ingin-bantu-iran-hadapi-covid-19-YTbmbyTUJ4.jpg Presiden Iran Hassan Rouhani (Foto: Wikimedia)

JAKARTA - Presiden Hassan Rouhani menyebut cara Amerika Serikat (AS) bisa membantu penanganan virus corona (COVID-19) di Iran, adalah dengan mencabut sanksi ekonomi sepihak sejak 2018. Pernyataan itu diungkap Presiden Iran itu usai negaranya menolak tawaran bantuan AS terkait pandemi corona.

"Sanksi tidak berdasar AS terhadap Iran tergolong ilegal dan bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB. Setiap kebijakan sempit dan konfrontatif, merusak sistem medis dan membatasi sumber daya keuangan manajemen krisis Iran dalam memerangi COVID-19," ujar Rouhani dalam pernyataan resmi yang diterima Okezone.

Penajaman sanksi ekonomi sepihak AS disebut memiliki dampak pada kematian warga negara Iran akibat COVID-19. Sanksi itu menyebabkan banyak rakyat Iran kehilangan kesehatan, pekerjaan, dan penghasilan. Sehingga pengangkatan tekanan sepihak AS akan menyediakan lebih banyak sumber daya bidang farmasi dan fasilitas medis.

Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, dalam kesempatan berbeda menyebut negaranya memiliki kemampuan ilmiah untuk memerangi pandemi COVID-19. Sehingga, kendala serius datang saat sanksi serta prasyarat AS terhadap Iran menyebabkan adanya pencegahan penjualan obat-obatan dan peralatan medis ke negara itu.

Temuan kasus positif corona di Iran pertama dilaporkan pada Februari 2020, sebelum akhirnya berkembang hingga mencapai 21.638 kasus hingga Senin (23/3/2020). Dari total temuan kasus itu sebanyak 1.685 pasien menjadi korban meninggal dunia akibat virus penyebab infeksi saluran pernapasan itu.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini