nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 WNI di Brunei Darussalam Terpapar Virus Corona

Agregasi VOA, · Rabu 25 Maret 2020 11:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 25 18 2188720 3-wni-di-brunei-darussalam-terpapar-virus-corona-hvQNIqgmZu.jpg Partikel virus korona atau Covid-19. (Foto/WebMD)

JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam Sujatmiko mengatakan hingga Senin (23/3) ada 91 warga di negara itu yang terjangkit virus corona (COVID-19), termasuk di antaranya 3 WNI.

Konfirmasi atas ketiga WNI positif itu didapatkan Kedutaan Besar RI di Bandar Seri Begawan, pasca Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam mengumumkan kasus baru pada 23 Maret 2020.

Ketiga WNI tersebut saat ini sedang dirawat di National Isolation Centre atau Pusat Pengasingan Kebangsaan di Tutong. Semuanya berada dalam kondisi baik dan stabil.

"Satu orang warga kita adalah seorang istri dari warga Brunei yang telah dinyatakan positif beberapa hari sebelumnya. Satu orang lagi dinyatakan positif adalah seorang asisten rumah tangga yang bekerja dengan seorang majikan Brunei yang telah dinyatakan positif. Satu orang lagi baru datang dari Surabaya pada hari Minggu kemarin," kata Sujatmiko.

Baca juga: 2.696 Kematian Akibat Virus Corona, Spanyol Minta Bantuan NATO

Baca juga: Pandemi Virus Corona Mengurangi Solidaritas Negara-Negara Uni Eropa

Foto/Okezone

Sesuai dengan UU Penyakit Menular atau Infectious Diseases Act, pemerintah Brunei akan menanggung biaya perawatan seluruh kasus penderita COVID-19, baik warga lokal maupun warga asing. KBRI, ujar Sujatmiko, akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang terkait penanganan ketiga WNI tersebut.

Lebih jauh Sujatmiko meminta warga Indonesia yang menetap di Brunei untuk tetap tenang, menjaga kesehatan pribadi, menjaga jarak ketika sedang berinteraksi, tidak menghadiri acara-cara keramaian yang memang sudah dilarang di Brunei, serta terus berdoa dan berzikir kepada Allah.

Sujatmiko yakin pemerintah Brunei akan mampu mengatasi wabah COVID-19 secara profesional, namun tetap menyerukan kepada seluruh WNI di negara itu yang merasakan gejala terinfeksi Covid-19 untuk segera melapor ke hotline 148 guna mendapat penanganan medis.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini