nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus COVID-19 Melonjak, Australia Batasi Pengunjung Acara Pernikahan Hanya 5 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 12:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 25 18 2188733 kasus-covid-19-melonjak-australia-batasi-pengunjung-acara-pernikahan-hanya-5-orang-WJa84mP3Lv.jpg Foto: Okezone.

CANBERRA - Otoritas Australia membatasi jumlah orang yang diizinkan untuk menghadiri acara pemakaman dan pernikahan dalam upaya membendung penyebaran virus corona (COVID-19) di negara itu. Untuk acara pemakaman, jumlah yang diizinkan hadir maksimal 10 orang, sedangkan untuk acara pernikahan hanya lima orang.

Perdana Menteri (PM) Scott Morrison telah memperkenalkan serangkaian langkah-langkah baru yang bertujuan menjaga pertemuan sosial seminimal mungkin.

Sebagian besar perjalanan ke luar negeri akan dilarang dan banyak ruang publik akan ditutup.

Aturan baru yang mulai berlaku pada Rabu (25/3/2020) lewat tengah malam itu diperkenalkan setelah jumlah kasus infeksi COVID-19 di Australia melonjak, demikian diwartakan BBC pada Rabu.

Australia mencatat 427 kasus baru dalam 24 jam, menjadikan jumlah total infeksi menjadi 2.136, dengan delapan kematian.

Banyak orang yang terinfeksi diizinkan untuk turun dari Kapal Pesiar Ruby Princess yang merapat di Sydney.

Langkah-langkah tegas telah diambil untuk mengurangi pertemuan sosial, seperti penutupan pub dan tempat ibadah, tetapi tidak seperti di banyak negara lain yang juga mengambil tindakan pencegahan COVID-19, sekolah-sekolah di Australia tetap buka.

Pada Selasa (24/3/202) Morrison mengumumkan penutupan akan diperluas ke pusat-pusat bermain, perpustakaan, museum dan berbagai ruang publik lainnya.

Dengan beberapa pengecualian seperti pekerja bantuan dan kasus-kasus kepedulian, warga Australia akan dilarang bepergian ke luar negeri.

"Tetap di rumah kecuali Anda benar-benar perlu keluar," kata PM Morrison.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini