nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Saran Jitu dari Kru Kapal Selam Selama Masa Tinggal di Rumah Akibat Virus Corona

Rachmat Fahzry, Okezone · Rabu 25 Maret 2020 15:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 25 18 2188848 5-saran-jitu-dari-kru-kapal-selam-selama-masa-tinggal-di-rumah-akibat-virus-corona-dNNNiwqqmG.jpg Kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Inggris. (Foto/Royal Navy)

PANDEMI VIRUS CORONA yang terus menyebar ke seluruh negara, membuat jutaan orang untuk tinggal di rumah sekurang-kurangnya selama dua minggu.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Selasa, 24 Maret 2020, virus corona jenis baru atau Covid-19 telah menjangkiti 372.757 orang, dan menyebabkan 16.231 meninggal.

Banyak pemerintah di berbagai negara terdampak virus corona, memberlakukan pembatasan wilayah atau lockdown. Artinya, warga diminta untuk tinggal di rumah selama masa karantina, dan hanya diperbolehkan keluar untuk membeli kebutuhan makanan dan obat.

Selain itu, warga juga dilarang berkumpul demi mencegah penyebaran virus corona yang pertama kali dilaporkan di Kota wuhan, Hubei China, pada Desember 2019.

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tinggal di rumah dan membatasi aktivitas sosial (social distancing). Presiden meminta masyarakat untuk karantina mandiri agar penyebaran virus corona, di mana 686 orang sudah terinfeksi, 55 meninggal, dan 30 orang sembuh.

Bagi kru kapal selam, tinggal berbulan-bulan di suatu tempat menjadi pekerjaan rutin. Mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan jauh dari teman dekat, kerabat hingga berbagi ruang sempit dan makanan ke sesama awak kapal selam.

Para awak kapal itu terputus dari dunia luar. Tidak ada kafe atau bioskop, dan tempat hiburan lainnya. Mereka benar-benar tidak bisa keluar dari kapal selam.

Namun mereka memiliki cara jitu untuk mengatasi “karantina” dari dunia di atas air.

"Di kapal selam modern, rasanya seperti bekerja di kantor yang menyenangkan," kata Tom Herman, yang memimpin dua kapal selam dan berkarier selama 40 tahun menjadi tentara Angkatan Laut Kerajaan Inggris, mengutip BuzzFeed, Selasa (25/3/2020).

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson pada Senin, 23 Maret, mengambil kebijakan pembatasan wilayah atau lockdown, memerintahkan warganya untuk tinggal di rumah (karantina mandiri) demi menghentikan penyebaran virus corona.

Sedangkan jumlah kematian akibat Covid-19 di Inggris melonjak menjadi 335, sementara kasus terinfeksi hampir 7.000 orang.

Berikut ini saran dari awak kapal Kerajaan Inggris selama masa karantina pandemi virus corona, bagi mereka yang tinggal di rumah agar tetap sehat pikiran dan tubuh.

1. Menjaga rutinitas keseharian

Ryan Ramsey yang tehalh menghabiskan lebih dari 20 tahun di Angkatan Laut dan menjadi komandan pasukan di kapal selam HMS Turbulent, mengatakan sangat penting untuk menjaga rutinitas keseharian.

"Jaga rutinitas dan patuhi itu," katanya. "Artinya Anda perlu istirahat, bersantai, dan akan fokus pada pekerjaan."

Foto/Subamrine Museum

Pekerjaan kru kapal selam sangat bervariasi dan kru sering dipanggil untuk tugas, menjadikan rutinitas semakin penting.

"Jadi, insinyur selama 4 jam mengecek mesin, mengecek listrik dan udara, dan dalam delapan jam libur, mereka merawat diri," kata Herman, yang telah pensiun dari angkatan laut.

2. Berolahraga

"Ruangan di dalam kapal sempit, tetapi Anda harus waspada secara mental serta waspada secara fisik," kata Ramsey.

Ron Gordon yang bertugas di divisi kapal selam mengatakan, bahwa ketika dia berada di kapal selam, banyak kru menggunakan program 5BX untuk berolahraga, yakni program latihan yang dikembangkan oleh Angkatan Udara Kanada.

"Kami dulu berolahraga di ruang tertutup, latihannya berupa burpee (gerak keseluruhan tubuh) dan lari di tempat," kata Ron.

"Masalah kebugaran sudah melekat dalam kehidupan saya," kata Gordon.

Ia pun yakin, karena terbiasa olahraga di kapal selam, bisa mengatasi karantina mandiri dalam beberapa bulan ke depan.

3. Makan yang sehat

Richard Kavanagh yang menjabat sebagai operator radar di kapal selam selama 12 tahun, menekankan bahwa makan adalah kuncinya. Makan, kata dia, bukan hanya untuk kesehatan fisik.

"Jika pola makan Anda dengan buruk, serotonin Anda akan turun dan Anda akan mengalami depresi," saran Kavanagh.

Makan dengan jadwal makan yang teratur juga membantu saat karantina. Herman menceritakan saat dia berada di kapal selam, dia hapal makanan apa saja yang disajikan setiap harinya.

“Steak untuk hari Sabtu malam, Minggu, makanan China, dan Jumat menunya ikan," kata dia.

Pete Chilcott, seorang petugas medis Angkatan Laut yang menghabiskan lebih dari 30 tahun, menambahkan bahwa menjaga rutinitas adalah segalanya.

“Rasanya seperti di rumah. Anda sarapan, makan siang, camilan, dan makan malam jam tujuh," ujarnya.

Chilcott memperingatkan, jika kurang bergerak, nafsu makan bisa menurun.

Menurut sebuah laporan, kapal selam Kerajaan Inggris yang sedang patroli selama enam 6 bulan, akan menyetok 1.902 kg kacang, 16.032 telur, dan 20.040 sosis.

4. Mulai sesuatu yang baru

Ron Gordon bertugas di angkatan laut dari tahun 1964 hingga 1998, naik dari insinyur listrik magang menjadi komandan letnan di Divisi Kapal Selam Kerajaan Inggris.

"Itu seperti hotel terapung dengan semua kolega," katanya. "Kami sedang bersiaga atau bekerja, dan di waktu luang, kami membaca atau menjalankan hobi."

Gordon merekomendasikan orang-orang untuk meluangkan waktu bermain game dan berinteraksi sosial di dalam ruangan.

"Banyak pria memiliki hobi yang berbeda," kata Gordon. “Membuat umpan pancing terbang, puzzle, bahkan merajut. Itu memberi mereka tantangan."

Kavanagh juga setuju bahwa hobi membuat orang tetap sibuk selama di kapal selam. "Di laut, hal penting adalah membuat otakmu tetap aktif,” katanya.

Dia merekomendasikan permainan pelatihan otak agar tetap segar secara mental.

Ramsey mengatakan bahwa orang harus mengutamakan sisi baik karena memiliki lebih banyak waktu luang.

5. Terus mengobrol dan bercanda

Gordon mengatakan saat dia bertugas di kapal selam, para kru menerima 40 kata "Familygram" dari keluarga mereka seminggu sekali.

"Itu selalu diperiksa sebelum dikirim sehingga tidak ada kabar buruk," katanya. Namun dia merekomendasikan orang untuk tetap berhubungan dekat dengan teman dan keluarga.

Ramsey menyarankan agar orang-orang terus mengobrol secara teratur.

"Ngobrol itu sangat penting,” ujarnya, menambahkan "itu membuat Anda terus mendapat kabar dari keluarga dan teman-teman Anda."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini