nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prof Iwan Wafat Akibat Corona, Rektor UGM: Beliau Banyak Sumbang Ilmu Kedokteran

Rani Hardjanti, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 13:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 65 2188755 prof-iwan-wafat-akibat-corona-rektor-ugm-beliau-banyak-sumbang-ilmu-kedokteran-n9zwX1lvNz.jpg Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. (Foto: Dok UGM)

JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM Profesor dr Iwan Dwiprahasto M.Med.Sc. Ph.D wafat pada Selasa 24 Maret 2020 di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Sebelumnya Prof Iwan mendapat perawatan di sana dan dinyatakan positif terpapar corona virus disease (Covid-19).

Baca juga: Guru Besar UGM Iwan Dwiprahasto yang Positif Corona Meninggal Dunia

Rektor UGM Profesor Ir Panut Mulyono M.Eng D.Eng IPU ASEAN Eng mengatakan Prof Iwan adalah salah satu pakar dan putra terbaik yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan UGM khususnya.

"Semasa hidupnya, Beliau telah memberikan banyak pemikiran dalam bidang kedokteran, khususnya bidang farmakologi," ungkap dia dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

Dalam berbagai kesempatan, Guru Besar UGM yang dikukuhkan pada 7 Januari 2008 ini mengajak para profesional kesehatan untuk senantiasa mengacu pada bukti-bukti ilmiah terkini dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Ia sempat menyatakan 'Keeping up to date' bukanlah sekadar slogan, tapi merupakan prasyarat fundamental dalam implementasi evidence based medicine (EBM).

Info grafis virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Di samping memberikan sumbangsih yang besar bagi pengembangan keilmuan di bidang kedokteran, lanjut Panut, Prof Iwan juga berperan dalam pengembangan UGM melalui kiprahnya sebagai pimpinan di tingkat fakultas dan universitas, salah satunya sebagai wakil rektor pada periode kepemimpinan sebelumnya.

Selama menjabat sebagai wakil rektor, Prof Iwan memberikan terobosan-terobosan baru, khususnya untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran di UGM.

"Bagi UGM, sumbangsih Beliau begitu besar, baik bagi pengembangan universitas dengan aktifnya Beliau sebagai pimpinan fakultas dan universitas selama bertahun-tahun. Selama hidupnya Prof Iwan Dwiprahasto kita kenal sebagai sosok yang santun, selalu berbicara lemah lembut, disiplin, dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan," ungkap Panut.

Baca juga: Corona Renggut Nyawa Guru Besar UGM, Ganjar Sampaikan Duka Mendalam

Kepergian Prof Iwan, jelas dia, adalah kehilangan yang sangat mendalam bagi keluarga besar UGM. Namun, Prof Iwan telah meninggalkan banyak kebaikan selama hidup yang perlu dilanjutkan para penerus di UGM.

Civitas UGM, menurut Panut, memiliki tugas yang cukup berat untuk mampu meneruskan perjuangan Prof Iwan, mengembangkan ilmu yang ditinggalkan, dan meneruskan memajukan UGM.

"Marilah kita berdoa semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan ampunan atas dosa-dosa almarhum, melipatgandakan amal ibadah almarhum, dan memberikan tempat yang paling mulia. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan ketabahan iman dalam menghadapi cobaan yang berat ini," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini