nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Papua "Lockdown" Cegah Corona, Bandara Sentani Setop Layani Penerbangan Komersil

Edy Siswanto, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 14:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 26 340 2189314 papua-lockdown-cegah-corona-bandara-sentani-setop-layani-penerbangan-komersil-O5EnoefmqE.jpg Pintu gerbang Bandara Sentani, Jayapura, Papua ditutup (Istimewa)

JAYAPURA – Otoritas Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura mulai hari ini membatasi penerbangan menyusul adanya kebijakan Pemprov Papua yang menutup sementara pintu masuk ke provinsi itu untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pembatasan penerbangan dilakukan hanya kepada pesawat penumpang atau komersil, tapi untuk pesawat kargo berjalan normal.

Pembatasan penerbangan itu berdasarkan notice to airman (Notam) yang dikeluarkan pihak otoritas Bandara X Merauke sebagai pengendali Bandara Sentani, merujuk pada keputusan bersama Gubernur Papua Lucas Enembe dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Papua untuk “lockdown” atau penutupan sementara pintu masuk ke Papua baik melalui bandara maupun pelabuhan.

 korona

Air port Operation and Technical Senior General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Sentani, Arixon Ronnie Suebu mengatakan, pihaknya sebagai operator tunduk dan patuh atas Notam yang dikeluarkan sebagai wujud dukungan pencegahan masuknya Covid-19 ke Papua.

"Mulai hari ini ,penerbangan komersial, pesawat berpenumpang, dari dan ke Jayapura melalui Bandara Sentani kami nyatakan terbatas," kata Arixon, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya Bandara Sentani tetap melayani secara normal penerbangan pesawat kargo sesuai Notam.

"Kami tegaskan jika statusnya terbatas, tidak tertutup. Setelah Notam dipublis, maka secara otomatis terinfomasikan kepada seluruh bandara di dunia. Berlaku hanya untuk komersil, sementara kargo tidak,” ujarnya.

Pesawat kargo tetap diizinkan penerbangan karena untuk mencegah terhentinya pasokan logistik kebutuhan masyarakat di Papua.

“Karena di sana ada kebutuhan dasar manusia, makanan, obat-obatan dan lainnya yang terkait langkah strategis pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19," ungkapnya.

Notam yang dikeluarkan pihak Otoritas Bandara X Merauke tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung 25 Maret hingga 9 April 2020.

Imbas pembatasan penerbangan, Bandara Sentani kini mulai sepi. Padahal pada hari-hari normal, bandara ini melayani penerbangan ribuan penumpang, namun kali ini tampak lengang.

Aktifitas jual beli di gerai makanan Bandara Sentani beberapa juga tutup. Di depan gerbang masuk bandara kini dipasang pagar besi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini