nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ODP di Bengkulu Bertambah 23 Orang, Termasuk Balita

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 00:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 340 2189587 odp-di-bengkulu-bertambah-23-orang-termasuk-balita-ZRZHCEGsKg.jpeg Dinkes Bengkulu konferensi pers soal update kasus corona. (Foto : Okezone.com/Demon Fajri)

BENGKULU – Orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Bengkul bertambah 23 sehingga menjadi 51 orang. Dari 23 orang tersebut, salah satunya adalah balita berusia 3 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari Yogyakarta.

Dari 51 ODP tersebut, 6 orang telah dinyatakan sehat.

Sebanyak 23 orang yang masuk kategori ODP tersebut berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara, Kaur, Mukomuko, Bengkulu Selatan, Seluma, Kabupaten Lebong, dan Kota Bengkulu. Tambahan ODP itu berusia berkisar 3 sampai 56 tahun. yang mDi mana ODP tersebut dari usia 3 tahun hingga 56 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, tambahan 23 kasus ODP pada hari ini tersebar di seluruh Bengkulu. Secara keseluruhan mereka tidak dilakukan perawatan di rumah sakit.

''Ada tambahan 23 kasus ODP hari ini. Total ODP ada 51 orang. Rinciannya, ODP dinyatakan sehat 6 orang dan ODP dalam pemantauan 45 orang,'' kata Herwan saat konferensi pers di Dinkes Provinsi Bengkulu, Kamis (26/3/2020).

Dinkes Bengkulu konferensi pers soal update kasus corona. (Foto : Okezone.com/Demon Fajri)

Tambahan 23 kasus ODP di Bengkulu, sampai Herwan, memiliki riwayat bepergian dari daerah terjangkit di Indonesia maupun luar negeri, seperti= Malaysia. Ke-23 kasus ODP tambahan itu gejala klinis Covid-19 mulai dari batuk, demam, dan pilek.

Dari 23 kasus ODP tersebut, satu di antaranya balita laki-laki berusia 3 tahun. Balita asal Kota Bengkulu itu dengan riwayat perjalanan dari Yogyakarta.

Herwan menyebut, Kota Bengkulu menjadi kasus terbanyak ODP, dengan 26 kasus. Rinciannya, 6 telah selesai pemantauan dan 20 masih proses pemantauan.

Sementara lainnya tersebar di Kabupaten Lebong 2 kasus (ODP), Bengkulu Utara 8 kasus, Bengkulu Selatan 7 kasus, Kepahiang 1 kasus, Seluma 2 kasus, Kaur 1 kasus, dan Mukomuko 4 kasus ODP.

Sementara itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat 4 orang, dengan 2 di antaranya meninggal dunia. Dengan total secara keseluruhan ODP dan PDP di provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'', sebanyak 55 kasus.

“PDP 4 kasus, 2 diantaranya meninggal dunia. Total secara keseluruhan ODP dan PDP di Bengkulu, 55 kasus. Untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 masih nol,” ujar Herwan.

Ia menjelaskan, keempat PDP itu tersebar di Kota Bengkulu 3 kasus dan Bengkulu Utara 1 kasus. Dari 4 PDP tersebut, 2 meninggal dunia. Dua PDP lainnya yang sempat dirawat di RSUD M Yunus Bengkulu dan RSUD Arga Makmur Kabupaten Bengkulu telah diperbolehkan pulang.

Baca Juga : Satu Pasien dalam Pengawasan Covid-19 Asal Bengkulu Wafat

''Untuk spesimen yang meninggal hari ini sudah diambil dan dikirim ke BTKLPP, Palembang, Sumatera Selatan. Spesimen pasien berinisial RH 62 tahun, belum keluar sebab masih menunggu hasil laboratorium Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan,'' tutur Herwan.

Baca Juga : Pulang dari Malaysia, 1 Jamaah Tabligh Akbar Dikabarkan Positif Corona

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini