nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jepang Tangguhkan Visa untuk Indonesia, Pelajar dan Pekerja Masih Dizinkan Masuk

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 14:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 27 18 2189924 jepang-tangguhkan-visa-untuk-indonesia-pelajar-dan-pekerja-masih-dizinkan-masuk-GVn2VuQD8p.jpg Bendera Jepang. (Foto/Mainichi)

TOKYO - Penyebaran Covid-19 di Jepang per Jumat (27/3/2020) pagi brtambah 101 pasien baru, sehingga total 1.402 orang dan 45 orang meningal.

Tokyo pada 27 Maret mencatat 267 kasus, dan secara kumulatif menjadi prefektur (provinsi) dengan jumlah terpapar Covid-19 terbesar, melampaui Hokkaido.

Berdasarkan rilis dari KBRI Tokyo, banyak ditutupnya toko dan kantor guna menerapkan work from home, tidak mencegah penduduk Tokyo, mencari makanan dan keperluan rumah tangga, namun dilakukan dengan tenang dan tertib.

Baca juga: Lockdown Metode Terbaik untuk Memperlambat Penyebaran Virus Corona

Olimpiade Tokyo 2020 telah diputuskan untuk ditunda pelaksanannya selama maksimum satu tahun, dan PM Shinzo Abe ingin penyelenggaraanya kelak sebagai bukti bahwa umat manusia bisa bekerja sama mengatasi ancaman bersama.

“Penagguhan visa masuk ke wilayah Jepang berlaku 28 Maret bagi beberapa negara termasuk Indonesia. Namun warga asing termasuk WNI yang tercatat sebagi penduduk Jepang (karena bekerja/kuliah) boleh kembali dengan ketentuan dikarantina selama 2 pekan. Peraturan ini berlaku sampai dengan akhir April dan dapat diperpanjang,” rilis dari KBRI Tokyo yang diterima Okezone.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike pada Rabu, 25 Maret menyatakan tidak ada lockdown hingga saat ini. Namun dia menekankan agar penduduk Tokyo melakukan penanganan yang dibutuhkan.

“Jika kita tidak melakukan penanganan yang dibutuhkan, lockdown bisa saja terjadi,” ujarnya.

KBRI terus memantau kondisi seluruh WNI yang berada di Jepang dan senantiasa mengimbau agar menjaga kesehatan, kebersihan dan secara disiplin mengikuti ketentuan dan anjuran pihak-pihak berwenang.

KBRI Tokyo membuka layanan +818049497419 atau email consular@kbritokyo.jp bagi WNI yang perlu kebuthan mendesak. Sedangkan informasi selengkapnya ada di laman m.kbritokyo.jp.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini