Cegah Covid-19, Ridwan Kamil Imbau Warga Jakarta Tidak ke Jabar saat Weekend

CDB Yudistira, Okezone · Jum'at 27 Maret 2020 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 525 2189907 cegah-covid-19-ridwan-kamil-imbau-warga-jakarta-tidak-ke-jabar-saat-weekend-gKmvt4itBt.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (foto: ist)

BANDUNG - Masyarakat DKI Jakarta, diimbau Gubernur Jabar Ridwan Kamil, untuk tidak ke wilayah Jabar pada akhir pekan ini. Pasalnya Jakarta dinilai sebagai episentrum sebaran corona.

"Saya mohon warga untuk tetap tinggal di rumah, jaga kesehatan terutama jangan mudik, kalau mudik ke kampung halaman maka yang baru dateng ke kampung halaman itu akan diberi status ODP. Dan dengan status ODP maka kewajibannya adalah diam di rumah empat belas hari tidak boleh ke mana mana," kata dia melalui keterangannya, Jumat (27/3/2020).

Bahkan untuk antisipasi adanya pergerakan masyarakat, Emil telah meminta pihak kepolisian, untuk turut memberi imbauan pada warga yang baru pulang ke kampung halamannya agar tidak berkeliaran terlebih dahulu.

"Mereka yang datang dari Jakarta menahan diri Sabtu dan Minggu ini jangan merencanakan pulang ke daerah, karena akan memperumit sistem kesehatan dan pelacakan kami di Jabar, Jatim, Jateng, dan Yogyakarta," terang dia.

 corona

Bahkan menurut Emil, sapaan lain gubernur, pekan ini merupakan pekan krusial, sebab Jabar bakal melakukan masif tes terhadap sekitar 20 ribu warganya.

Diharapkan, masif tes yang dilakukan dapat memberi informasi peta sebaran corona yang lengkap. Dari informasi tersebut, pihaknya bakal menentukan sikap seperti isolasi, blokade, hingga semi lockdown. Intinya, dengan masif tes segala keputusan bakal lebih terukur.

"Diharapkan pada akhir pekan ini kita bisa mendapatkan peta persebaran yang lebih konkret, peta persebaran ini akan membuat kami melakukan isolasi, blokade, semi lockdown dengan data yang jelas. Tanpa ada tes masif ini kita akan susah mengambil keputusan yang lebih terukur," kata dia.

Seperti diketahui, pasien yang terinfeksi corona dan meninggal dunia di Jabar kembali bertambah. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Kamis (26/3) pukul 18.15 WIB, pasien yang terinfeksi corona di Jabar berjumlah 78 pasien (sebelumnya 73).

Pasien yang terinfeksi tersebut berdomisili di berbagai wilayah di Jabar seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bogor hingga Kota Bandung. Tidak diketahui jenis kelamin atau usia pasien positif corona yang dimaksud. Sementara sejauh ini, RS Hasan Sadikin Bandung sedang menangani 16 pasien terinfeksi yang terdiri dari sembilan pria dan tujuh perempuan.

Selain data pasien yang terinfeksi, data pasien yang meninggal dunia pun bertambah menjadi 11 pasien (sebelumnya 10). Dari data tersebut, dua dari sepuluh pasien yang meninggal dunia berasal dari Kabupaten Bekasi sedangkan satu pasien lainnya asal Kabupaten Bandung.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini