nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pandemi Corona, Universitas Brawijaya Terapkan Kuliah Online Sampai Akhir Semester

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 27 Maret 2020 13:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 27 65 2189839 pandemi-corona-universitas-brawijaya-terapkan-kuliah-online-sampai-akhir-semester-RmD3ZCOy8x.jpg Univeritas Brawijaya (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) memutuskan memperpanjang masa kuliah online hingga akhir semester genap di kalender akademik 2019 / 2020 lantaran pandemi virus corona atau covid-19 masih terjadi di hamper seluruh wilayah Indonesia.

Hal tersebut dituangkan melalui surat edaran (SE) Nomor 2844/UN10/TU/2020, yang dikeluarkan Rektor UB Prof. Nuhfil Hanani pada Kamis kemarin 26 Maret 2020.

"KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) daring ini sampai akhir semester bisa memakai fasilitas e-learning fakultas, media lain seperti google classroom, google meet, zoom, webex atau aplikasi lain yang dianggap efektif," tulis rektor dalam surat yang diterima Okezone, Jumat (27/3/2020).

Selain Ujian Tengah Semester (UTS) yang telah dilakukan sejak 16 Maret 2020 secara online, Ujian Akhir Semester (UAS) semester genap juga dipastikan akan dilakukan melalui media daring atau online.

Sementara, untuk tahapan tugas akhir yakni skripsi, tesis, disertasi, hingga tugas praktek akan dikirimkan melalui online. Sedangkan untuk Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, praktikum, hingga penelitian, bisa diganti dengan tugas lain yang setara atau diupayakan dilakukan berada di Malang raya yang tidak dalam status transmisi lokal Covid-19.

"Kegiatan wisuda juga sementara waktu diganti pengambilan ijazah di masing - masing fakultas. Untuk acara prosesi wisuda akan diadakan menunggu informasi lebih lanjut," terang Nuhfil.

Perkuliahan yang melibatkan dosen asing di program 3 in 1, juga dilakukan melalui video teleconference.

Baca Juga : Pasien Positif Corona di Kabupaten Blitar Dinyatakan Sembuh

Salah seorang mahasiswa Universitas Brawijaya, Bagas Purnama mengaku telah menerima pemberitahuan surat edaran tersebut. Ia menyatakan tak bisa berbuat banyak lantaran kondisi yang tak memungkinkan.

"Ya memang kondisinya karena ada wabah corona jadi mau gak mau dilakukan. Tapi memang kita susah karena harus mengeluarkan biaya lebih untuk internet. Saya harap pemerintah ada kebijakan untuk meringankan biaya internet," beber mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB ini.

Sebagai informasi, terdapat satu mahasiswa Universitas Brawijaya yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Namun mahasiswa jurusan teknik industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ini akhirnya dinyatakan sembuh dan dipulangkan pada Sabtu 21 Maret 2020 dari ruang isolasi RSUD Saiful Anwar Malang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini